Banda Aceh, – Polda Aceh berhasil bergerak melawan peredaran narkotika , dalam jumlah besar. Hal tersebut disampaikan Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Senin (6/10/2025).
Aparat berhasil menyita barang bukti berupa ganja 1,3 ton, serta kokain 1 kilogram.80,5 kg sabu
Dari operasi tersebut, aparat juga mengamankan 22 tersangka dari berbagai daerah di Aceh dengan beragam modus penyelundupan.
Dalam kesempatan itu, Kapolda didampingi oleh Wakapolda Aceh, Bupati Gayo Lues, Kepala BNNP Aceh, Kepala Kanwil DJBC Aceh, Dirnarkoba Polda Aceh, serta Kapolres Gayo Lues dan sejumlah pejabat utama lainnya.
Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, menekankan bahwa jalur laut masih menjadi rute utama penyelundupan narkoba internasional ke wilayah Aceh. Untuk itu, pihaknya bersama Bea Cukai terus meningkatkan patroli rutin di jalur perairan.
Marzuki juga menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat dalam sindikat narkoba, termasuk anggota Polri. Jika terbukti terlibat, tidak ada ampun bagi mereka.
Sementara itu, Bupati Gayo Lues yang turut hadir dalam konferensi pers menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membantu aparat mengungkap jaringan narkoba di daerah-daerah terpencil.
Konferensi pers ini dihadiri oleh Wakapolda Aceh, Bupati Gayo Lues, Kepala BNNP Aceh, Kepala Kanwil DJBC Aceh, Dirnarkoba Polda Aceh, Kapolres Gayo Lues, serta pejabat utama Polda Aceh.
















