Pidie Jaya – nusaone.id Keteladanan dan kesabaran menjadi pelajaran berharga dari sosok Tgk. Yusri S. Hi, atau yang akrab disapa Abiya Meureudu, seorang dai asal Gampong Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Sejak tahun 1998, Abiya telah mengabdikan diri di jalan dakwah dan istiqamah menyebarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat.

Dalam kesehariannya, Abiya menetap di Dayah Kruet, Meurah Dua, dan aktif membina balai pengajian di Gampong Dayah Husen, tempat para santri dan masyarakat belajar agama. Selain itu, ia juga rutin mengisi pengajian di Warung Kopi Nanggroe Meureudu setiap hari Minggu dalam dua sesi, yakni pukul 16.30–18.00 WIB dan 21.00–23.00 WIB. Pengajian ini selalu ramai dihadiri jamaah dari berbagai kalangan.
Dikenal sebagai dai yang sederhana dan berwawasan luas, kiprah Abiya tak hanya terbatas di tingkat lokal. Jaringan dakwahnya telah menjangkau ke luar negeri. Selama puluhan tahun berdakwah, ia menjadi sosok yang dekat dengan masyarakat dan kerap memberikan motivasi tentang kesabaran serta keikhlasan dalam berkeluarga.
Kisah pribadi Abiya turut menjadi inspirasi bagi banyak orang. Setelah 16 tahun membina rumah tangga, ia dan sang istri akhirnya dikaruniai keturunan. “Setiap doa tidak pernah sia-sia. Allah tahu kapan waktu terbaik untuk mengabulkan,” ungkapnya penuh haru.
Abiya juga merupakan bagian dari keluarga Faisal Mhd., S.E., tokoh masyarakat asal Gampong Blang Meurah Dua yang kini berdomisili di Batam dan dikenal aktif dalam kegiatan sosial serta keagamaan. Kehadiran Abiya di tengah masyarakat Pidie Jaya membawa kesejukan dakwah serta memperkuat nilai-nilai keluarga sakinah dan ukhuwah Islamiyah di daerah tersebut.



















