Home / Daerah / Nasional / News / Opini / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Rabu, 12 November 2025 - 16:20 WIB

Wagub Aceh Hadiri Penganugerahan Gelar Adat untuk Mendagri Tito Karnavian oleh Wali Nanggroe

Banda Aceh – nusaone.id

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE, menghadiri prosesi penganugerahan gelar kehormatan adat kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, yang berlangsung di Pendopo Wali Nanggroe Aceh, Darul Imarah, Aceh Besar, Rabu (12/11/2025).

Kehadiran Wagub Fadhlullah mewakili Pemerintah Aceh sebagai bentuk penghargaan dan dukungan terhadap langkah Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haythar, dalam memperkuat simbol adat dan mempererat hubungan antara Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Pusat.

Dalam prosesi tersebut, Mendagri Tito Karnavian menerima gelar kehormatan “Patua Panglima Hukom Nanggroe” dari Wali Nanggroe Aceh. Gelar ini diberikan sebagai pengakuan atas jasa besar Mendagri dalam menjaga keamanan nasional serta perannya dalam memperkuat perdamaian dan pembangunan di Aceh.

Baca Juga |  Calon Penerima Penghargaan Adhyaksa Berprestasi di Kajati Aceh Akan di Verifikasi Oleh Komisi Kejaksaan RI

Penganugerahan gelar ditandai dengan upacara peusijuek (tepung tawari), yang merupakan tradisi adat Aceh sebagai bentuk doa restu dan simbol kesejukan hati. Prosesi ini menandakan bahwa penerima gelar telah diterima secara adat dan diberkahi oleh masyarakat Aceh.

Tradisi peusijuek juga melambangkan doa keselamatan dan kesejahteraan, sebagai penghormatan tertinggi bagi tamu kehormatan yang berjasa bagi masyarakat Aceh. Dalam konteks ini, prosesi tersebut menjadi simbol kedekatan dan penghargaan masyarakat Aceh terhadap Mendagri Tito Karnavian

Usai acara, Wagub Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas penganugerahan gelar adat kepada Mendagri Tito. Menurutnya, penghormatan ini menunjukkan kuatnya nilai kearifan lokal dan hubungan harmonis antara Aceh dan Pemerintah Pusat.

Baca Juga |  Putusan Kasus HKI IWO Ditunda, Pengadilan Niaga Medan Tunggu Dokumen Kemenkumham

Pemerintah Aceh sangat menghargai penganugerahan ini. Gelar yang diberikan kepada Pak Tito adalah bentuk penghormatan masyarakat Aceh terhadap tokoh nasional yang berperan besar menjaga perdamaian dan stabilitas,” ujar Fadhlullah.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan terus mendukung pelestarian adat dan budaya sebagai kekuatan moral serta identitas masyarakat Aceh.

Dalam sambutannya, Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al Haythar mengatakan bahwa gelar kehormatan tersebut merupakan simbol penghargaan atas dedikasi Mendagri dalam memperkuat nilai-nilai perdamaian dan menjaga keutuhan bangsa.

Anugerah ini adalah wujud penghormatan rakyat Aceh atas jasa besar beliau dalam menjaga kedamaian dan hubungan baik antara Aceh dan pusat,” tutur Wali Nanggroe.

Baca Juga |  Sepakat Berdamai, Polsek Meureudu Polres Pidie Jaya Selesaikan Kasus Penggelapan Lewat Restorative Justice

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan atas kehormatan yang diberikan. Ia menilai penghargaan tersebut sebagai bentuk kedekatan emosional antara Aceh dan Pemerintah Indonesia.

Saya merasa sangat terhormat menerima gelar ini. Ini menjadi simbol persaudaraan dan semangat kebersamaan antara Pemerintah Pusat dan rakyat Aceh,” ungkap Tito.

Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, tokoh adat, dan ulama. Prosesi ini menegaskan pentingnya peran adat Aceh sebagai bagian dari jati diri masyarakat serta penguat hubungan antara daerah dan nasional.

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Aceh Besar Bersama Polda Aceh dan TNI Tertibkan Tambang Emas Ilegal Di Aliran Sungai Siron

Daerah

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Saweu Sikula dan Trauma Healing di Sigli

Daerah

Dukung Masa Transisi Bencana, Polres Pidie Jaya Perkenalkan E-Learning Polri Mengajar

Daerah

Wagub Aceh Apresiasi Bantuan Presiden Prabowo untuk Sapi Meugang Korban Bencana

Daerah

Tanggap Darurat Bencana Tahap Tiga Berakhir, Pidie Jaya Masuki Masa Transisi 90 Hari

Daerah

Bupati Sibral Tetapkan Masa Transisi, Targetkan Rehabilitasi Terarah

Daerah

Solidaritas Antar Daerah: Lombok Barat Bantu Korban Banjir Aceh

Daerah

Wagub Aceh Minta Bantuan Sapi Meugang dan Dana Pemulihan Segera Direalisasikan