Home / Daerah

Senin, 8 Desember 2025 - 17:05 WIB

Gas LPG 3 Kg Langka Pascabanjir, Warga Banda Aceh Kembali Memasak dengan Cara Darurat

NusaOne.id | Banda Aceh — Kelangkaan gas LPG 3 kilogram di Kota Banda Aceh semakin memprihatinkan pascabanjir yang melanda Aceh sepekan lalu. Hingga kini, pasokan gas subsidi belum juga normal, memaksa warga kembali menggunakan cara-cara darurat dan berisiko untuk memasak demi bertahan hidup.

Di tengah situasi tersebut, Sarlimawati (46), warga Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kuta Raja, terpaksa membuat tungku masak seadanya di dalam rumahnya. Dengan memanfaatkan minyak jelantah dan tisu, ibu satu anak ini tetap memasak meski menyadari risiko keselamatan yang mengintai.

Baca Juga |  Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Halte Trans Kutaraja

“Sudah tiga hari gas habis di rumah. Saya cari ke pangkalan, kios, sampai keliling, tapi gas melon benar-benar kosong,” ujar Sarlimawati kepada NusaOne.id, Senin (8/12/2025).

Ia mengaku tidak memiliki pilihan lain. Baginya, memasak secara manual adalah satu-satunya cara agar keluarganya tetap dapat makan, meski dilakukan dalam keterbatasan dan penuh kekhawatiran.

“Kami tidak bisa menunggu terlalu lama. Kalau tidak masak, anak mau makan apa? Mengeluh juga tidak ada gunanya. Yang bisa kami lakukan hanya bertahan sambil menunggu pemerintah turun tangan,” tuturnya dengan nada getir.

Baca Juga |  Paket Bansos Berlanjut Pesawat Airbus A-400 mendarat di Aceh

Kelangkaan LPG ini menunjukkan rapuhnya distribusi gas subsidi di saat kondisi darurat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan terkait penambahan pasokan atau langkah konkret pemerintah untuk mengatasi krisis LPG 3 kilogram di Kota Banda Aceh.

Sarlimawati berharap pemerintah segera hadir dengan solusi nyata. Menurutnya, gas LPG bukan sekadar kebutuhan rumah tangga, melainkan penopang utama kehidupan masyarakat kecil.

Baca Juga |  Hamparan Sawah Menguning, Petani Manyang Cut dan Manyang Lancok Mulai Panen Raya

“Kami masih bisa bertahan meski listrik sering padam, tapi tanpa gas, kami benar-benar lumpuh. Kalau kondisi ini dibiarkan lama, warga kecil yang paling menderita,” tegasnya.

Kelangkaan gas LPG 3 kilogram pascabanjir ini menuntut respons cepat dan terukur dari pemerintah serta pihak terkait, agar masyarakat tidak terus dipaksa bertahan dengan cara-cara darurat yang berpotensi membahayakan keselamatan. (CMA)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Pidie Jaya Lepas 182 Jamaah Haji Kloter 13, Soroti Kenyamanan dan Keselamatan Jamaah

Daerah

Warga Diminta Waspada Penipuan Catut Nama Kapolresta Banda Aceh

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Hadiri Vicon Launching Operasionalisasi 1.061 Titik KDKMP Seluruh Indonesia di Aceh Besar

Daerah

Kapolda Aceh Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Salurkan Bibit Jagung kepada Kelompok Tani di Aceh Singkil

Daerah

Kapolda Aceh Kunker Ke Polres Aceh Singkil, Apresiasi Kinerja Personel Pasca Banjir dan Tekankan Jaga Citra Polri

Daerah

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Aceh Besar Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026

Daerah

Polresta Banda Aceh Tanggapi Terkait Korlap ARA Layangkan Surat Permohononan Kegiatan Aksi Unras di Saat Libur Bersama

Daerah

Tim Rimueng Ungkap Kasus Pencurian Dengan Kekerasan, Korban Berlumuran Darah