Meureudu — nusaone.id — Pemerintah gampong bersama unsur Polri dan TNI melaksanakan kegiatan klarifikasi data korban banjir di Gampong Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, guna memastikan keakuratan data warga terdampak bencana.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (24/1/2026) dengan membentuk dua tim lapangan yang ditugaskan untuk melakukan pendataan dan verifikasi langsung ke rumah-rumah warga.

Tim A dipimpin oleh Mujibur, S.T., bersama unsur Polri, TNI, serta perangkat gampong (M. Nur, Zulaidi, dan hasni,). Tim ini menyisir sejumlah titik permukiman warga untuk mencocokkan data administrasi dengan kondisi riil di lapangan.
Sementara itu, Tim B yang terdiri dari Syukri, S.E., bersama unsur Polri, TNI, serta perangkat gampong (M. Ridha dan Arju) juga melakukan pendataan di wilayah lainnya dalam gampong tersebut.
Klarifikasi data dilakukan dengan metode door to door guna memastikan setiap warga terdampak tercatat secara valid dan tidak terjadi kesalahan dalam pendataan.
Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan sementara data korban banjir yang sebelumnya telah dihimpun oleh aparat gampong dan relawan.
Selain melakukan pendataan, kedua tim turut melakukan pemantauan terhadap kondisi rumah warga serta tingkat kerusakan akibat banjir.
Hasil klarifikasi ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyaluran bantuan logistik dan bantuan sosial kepada warga yang terdampak.
Pemerintah gampong menegaskan bahwa keakuratan data menjadi faktor penting agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan merata.
Pada saat kegiatan berlangsung, Tim B sempat melaksanakan istirahat makan siang di posko setempat sebelum kembali melanjutkan tugas klarifikasi data.
Usai istirahat, baik Tim A maupun Tim B kembali melanjutkan kegiatan hingga seluruh wilayah Gampong Manyang Lancok selesai dilakukan proses verifikasi data.
















