Home / Daerah / Headline / Lingkungan / Nasional / News / Opini / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:36 WIB

Wagub Fadhlullah Tekankan Percepatan Huntara dan Huntap dalam Rapat Satgas Tingkat Menteri

nusaone – JAKARTA – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menghadiri Rapat Tingkat Menteri Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang digelar di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026).

Rapat tersebut membahas percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pertemuan ini juga memfinalisasi Rencana Induk Percepatan Penanganan sebagai pedoman terpadu lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Dalam forum tersebut, Fadhlullah menegaskan bahwa percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) menjadi kebutuhan mendesak, mengingat masih banyak warga terdampak bencana yang tinggal di pengungsian.

Baca Juga |  Kisah di Balik Berdirinya Pusat Pemerintahan Pidie Jaya di Cot Trieng, Meureudu

Ia secara khusus menyoroti pembangunan hunian tetap (huntap), terutama bagi masyarakat di Kabupaten Bireuen yang telah hampir tiga bulan menerima Dana Tunggu Hunian (DTH). Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian waktu dan tahapan pembangunan agar tidak terus berada dalam ketidakpastian.

“Kita ingin proses ini terukur, terjadwal, dan tepat sasaran. Masyarakat sudah cukup lama menunggu dan membutuhkan kepastian,” ujar Fadhlullah dalam rapat tersebut.

Baca Juga |  Mata Garuda LPDP Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Banjir Bandang di Aceh

Selain persoalan hunian, Pemerintah Aceh juga mendorong adanya sinkronisasi program dan anggaran agar benar-benar difokuskan pada wilayah yang terdampak langsung bencana.

Fadhlullah meminta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk melakukan peninjauan ulang terhadap sejumlah program yang tercantum dalam skema perencanaan, namun berada di daerah yang tidak terdampak secara langsung.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga efektivitas, transparansi, dan ketepatan sasaran anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat korban bencana.

Baca Juga |  Ketua Bhayangkari Aceh Didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Sulsel Serahkan

Dalam kesempatan itu, Fadhlullah juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas bantuan sapi untuk tradisi meugang Ramadan. Tradisi tersebut memiliki nilai sosial dan kultural yang tinggi bagi masyarakat Aceh.

Rapat tingkat menteri ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah demi percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.

(**)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pelantikan Pejabat Eselon II Aceh, Mualem Tekankan Percepatan Pemulihan Pascabencana

Daerah

Jelang Mudik Lebaran 2026, Jasa Raharja Siagakan 50 Personel dan Perkuat Layanan Santunan di Aceh

Daerah

Sinergi Polri dan Forkopimda, Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Dianugerahi Piagam Penghargaan di Pidie Jaya

Daerah

Pemerintah Aceh Lepas Tim Safari Ramadhan, Fokus Pemulihan Psikososial di Wilayah Terdampak Bencana

Daerah

Warga Ucapkan Terima Kasih, Yon Zipur 16/DA Salurkan Air Bersih di Bundaran Kantor Bupati Pidie Jaya

Daerah

Saluran Irigasi ke Perkampungan Kering, Petani Meureudu dan Meurah Dua Terancam Gagal Tanam

Daerah

Launching Penyaluran BSSE dan Bantuan Isian Hunian di Pidie Jaya, Pemerintah Kucurkan Rp116 Miliar

Daerah

Mewakili Kapolda Aceh, Ditlantas dan Polresta Banda Aceh Laksanakan Survei Teknis Traffic Light Guna Optimalisasi Manajemen Lalu Lintas Perkotaan