Nusaone /Banda Aceh — Prof. Yusri Yusuf dipilih secara aklamasi menjadi Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) dalam Musyawarah Besar (Mubes) 2026 di Hotel Ayani, Rabu, (8/4/2026).
Peserta Mubes sebanyak 45 orang secara serentak menunjuk Yusri Yusuf, menjadi ketua MAA kembali untuk priode 2026 – 2031.
Namun dari jumlah ketua tersebut ada yang berhalangan hadir dalam Mubes sebanyak 3 orang dengan berbagai alasan.
Peserta Mubes yang terdiri dari MAA Kabupaten Kota sebanyak 23 orang, yaitu ketua – ketua MAA kabupaten kota, kemudian 8 orang dari MAA perwakilan propinsi, 6 orang dari tim ahli adat serta 8 orang dari pengurus MAA.
Prof. Yusri Yusuf saat ini masih menjadi ketua MAA hingga berakhir kepengurusan pada 9 Mei 2026.
Sebelumnya, Prof. Yusri Yusuf pernah menjadi Kepala Sekretariat MAA tahun 2009, Wakil Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, hingga saat ini Prof. Yusri Yusuf masih aktif sebagai akademisi di Fakultas Kejuruan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK serta aktif diberbagai lembaga adat lainnya di Aceh.
Sementara itu, Prof. Yusri Yusuf kepada awak media mengucapkan terima kasih kepada para ketua MAA kabupaten kota dan ketua MAA Perwakilan yang telah mempercayai dirinya kembali pimpin MAA Provinsi.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak terutama ketua MAA Kabupaten Kota dan perwakilan atas kepercayaan kepada kami untuk kembali pimpin MAA,” ucap dosen FKIP ini.


















