Home / Daerah / Lingkungan / Nasional / News / Peristiwa / Sosial

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:35 WIB

Banjir Besar Ganggu Infrastruktur: Jalur Utama Aceh Belum Normal Sepenuhnya

Banda Aceh — nusaone.id

Sejumlah jalur utama dan ruas jalan nasional di Aceh hingga kini masih mengalami gangguan akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut sejak akhir November 2025. Berdasarkan laporan terbaru dari siaran RRI, beberapa ruas sudah mulai pulih, namun sejumlah titik vital masih terputus total dan belum dapat dilalui kendaraan.

Pada lintasan Banda Aceh – Pidie, arus kendaraan via Seulawah kembali normal dan bisa dilalui semua jenis kendaraan. Namun jalur alternatif melalui Laweung belum memiliki pembaruan resmi mengenai kelayakan jalan. Sementara itu, ruas Pidie – Pidie Jaya juga terpantau lancar tanpa hambatan berarti.

Baca Juga |  Mendagri Tito Karnavian Berbuka Puasa dan Shalat Tarawih Bersama Warga, Tinjau Huntara di Pidie Jaya

Kondisi berbeda terjadi di kawasan Pidie Jaya – Bireuen. Jalan nasional di Meureudu masih terputus, sehingga pengendara dialihkan melalui jalur belakang kota. Pengguna jalan juga diimbau berhati-hati saat melintas di Jembatan Batee Iliek, yang berada dalam kondisi rawan pascabanjir.

Di wilayah Bireuen – Aceh Utara, akses kendaraan masih terputus akibat kerusakan parah di Kutablang. Petugas dari BPJN saat ini tengah membangun jembatan darurat untuk membuka kembali jalur tersebut. Adapun ruas Aceh Utara – Lhokseumawe, Lhoksukon – Panton Labu, serta Aceh Timur – Langsa – Tamiang dilaporkan normal.

Baca Juga |  Family Gathering Dinas Sosial Aceh 2025: Momentum Memperkuat Semangat Kerja Kompak, Solid, dan Tangguh

Berbeda dengan itu, jalur Aceh Utara – Aceh Timur di Peureulak masih digenangi air. Meski demikian, kendaraan berchasis tinggi masih dapat melintas dengan ekstra kewaspadaan. Sementara akses keluar Aceh menuju Sumatera Utara melalui Tamiang – Langkat masih lumpuh total akibat banjir setinggi 1,5 meter di kawasan Seumadam.

Untuk jalur tengah dan pegunungan, kerusakan juga terjadi di sejumlah wilayah. Ruas Bireuen – Bener Meriah masih terputus total, sedangkan jalur Aceh Utara – Bener Meriah via KKA hanya dapat dilalui pengendara motor trail. Kondisi serupa ditemukan pada jalur Sigli – Tangse – Geumpang – Pameu, hingga Geumpang – Pameu – Takengon, yang belum dapat dilewati kendaraan.

Baca Juga |  Bantuan Pemerintah RI Terus Berlanjut, Pesawat Airbus A-400 Bawa Bansos Bencana Sumatera

Sementara itu, akses Abdya – Gayo Lues masih terbuka, tetapi hanya untuk kendaraan roda dua jenis motor trail karena kondisi jalan yang belum stabil.

Pemerintah daerah bersama BPBD dan BPJN terus melakukan penanganan darurat, mulai dari pembersihan material longsor hingga pembangunan jembatan darurat di titik-titik kritis. Pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan di lapangan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Muallem–DekFadh Prioritaskan Daerah Terdampak, Langsa Terima Rp250 Juta

Daerah

Chairan Manggeng Tegaskan Komitmen PW IWO Aceh Bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Aceh

Daerah

IWO Aceh Dampingi Safari Ramadhan Pemprov 2026

Daerah

Inflasi Aceh Naik, Wagub Fadhlullah Minta Operasi Pasar Diperkuat

Daerah

Satgas PRRP Tinjau Huntara dan Infrastruktur, Kapolres Pidie Jaya Pastikan Pengamanan Proyek

Daerah

Menko Polkam Tinjau Progres Pembangunan IKN, Optimistis Siap Jadi Pusat Pemerintahan Modern

Daerah

Konflik Global Memanas, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi Lewat Kilang Balikpapan

Daerah

Polres Aceh Besar Gelar Simulasi Sispam Mako, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman