Home / Daerah / Headline / Kesehatan / Lingkungan / Nasional / News / Pemerintah Aceh / Pendidikan / Peristiwa / Sosial

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:49 WIB

Ratusan Siswa di Simpang Mamplam Dirujuk dari Puskesmas ke RSUD dr. Fauziah Bireuen

Breaking news// nusaone.id – BIREUEN – Ratusan siswa dan siswi di kawasan Simpang Mamplam, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (26/2/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat pembagian makanan pada jam istirahat sekolah. Tidak lama setelah mengonsumsi makanan tersebut, para siswa mulai merasakan gejala mual, muntah, pusing, dan sakit perut.

Melihat banyaknya siswa yang mengalami keluhan serupa, pihak sekolah segera berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan awal.

Para siswa yang terdampak pertama kali dibawa ke Puskesmas Simpang Mamplam guna memperoleh pertolongan medis. Di fasilitas kesehatan tingkat pertama itu, petugas melakukan pemeriksaan serta penanganan darurat terhadap para korban.

Baca Juga |  Satgas Yonif 112/DJ Layani Kesehatan Gratis Bagikan Makanan Dan Pakaian Layak Pakai Di Papua

Namun, karena jumlah korban cukup banyak dan beberapa di antaranya membutuhkan perawatan lebih lanjut, para siswa kemudian dirujuk ke RSUD dr. Fauziah Bireuen untuk mendapatkan penanganan intensif dan observasi medis.

Proses rujukan berlangsung cepat dengan pengawalan serta pengaturan lalu lintas agar ambulans dapat melintas tanpa hambatan menuju rumah sakit di Kota Bireuen.

Dalam proses evakuasi tersebut, JZ01 CZY (Zulfahmi), anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Bireuen yang sedang melaksanakan Bantuan Komunikasi (Bankom), turut membantu membuka jalur dan mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi.

Baca Juga |  Lapas Kelas IIA Banda Aceh terima Kunjungan Kerja dari Tim Direktorat Jenderal Terkait Indeks Kualitas Kebijakan

Koordinasi melalui komunikasi radio dinilai sangat efektif dalam mempercepat proses pengiriman pasien dari puskesmas ke rumah sakit rujukan sehingga penanganan medis dapat segera dilakukan.

Sementara itu, pihak sekolah menghentikan sementara distribusi makanan MBG dan mengamankan sampel makanan untuk diperiksa lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.

Sejumlah orang tua siswa tampak mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi anak-anak mereka. Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar siswa dilaporkan dalam kondisi stabil dan masih dalam pengawasan tenaga medis.

Baca Juga |  Kakanwil Ditjenpas Sumut Hadir dalam RDP Komisi III DPR RI: Soroti Overcrowding dan Hak Warga Binaan

Aparat kepolisian menyatakan akan melakukan penyelidikan menyeluruh terkait insiden tersebut. Pemerintah daerah juga diharapkan segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

 

Penulis: Arju Na Fahlefi

Foto : Zulfahmi

diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (26/2/2026).

Share :

Baca Juga

Nasional

Faisal Mhd SE Sambut Kedatangan Tgk Habibi Nawawi LC dengan Penuh Kekeluargaan

Peristiwa

Rumah Warga Terbakar, Polsek Jangka Buya Sigap Lakukan Penanganan

Nasional

Teladan Pengabdian: Semangat Zulfahmi Reza Jadi Inspirasi Seluruh Anggota RAPI Bireuen

Opini

Fadhlullah Akhiri Polemik APBK Aceh Singkil 2026 Lewat Mediasi

Daerah

‎Polres Pidie Sosialisasikan Larangan Karhutla Lewat Pemasangan Spanduk di Sejumlah Kecamatan

Nasional

HUT Ke-24 Abdya Berlangsung Meriah, Dukungan Perbankan dan Perusahaan Mengalir

Opini

Lost Contact Sejak Pagi, Helikopter PK-CFX Berakhir Hancur di Sekadau

Daerah

Kapolda Aceh Ajak Influencer Muda Sajikan Konten Berimbang Dalam Kegiatan Saweu Keude Kupi