Breaking news//nusaone.id – Pidie Jaya – Bencana banjir kiriman kembali melanda wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Peristiwa ini terjadi tepat di kawasan Krueng Meureudu, dan membuat warga setempat kembali waspada terhadap luapan air sungai yang meluap.
Air bah datang dengan cukup cepat dan membawa serta material lumpur serta pasir, sehingga kondisi jalan dan lingkungan sekitar menjadi sangat tergenang dan berlumpur.
Kejadian ini berlangsung pada hari Selasa, tanggal 8 April 2026, tepatnya pukul 19.15 WIB. Kejadian di malam hari ini membuat situasi menjadi lebih menyulitkan bagi warga yang sedang beristirahat.
Lokasi terdampak berada di kawasan Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Air bah ini menutupi jalan utama dan mulai masuk ke halaman rumah warga serta fasilitas umum lainnya.
Penyebab utama terjadinya banjir ini adalah curah hujan yang turun begitu lebat dan terus-menerus di area pegunungan atau daerah hulu. Volume air yang sangat besar ini tidak mampu lagi ditampung sungai sehingga meluap ke mana-mana.
Air bah ini datang dengan arus yang cukup kuat dan membawa banyak endapan lumpur serta pasir. Kondisi ini membuat jalanan menjadi licin, berlumpur, dan tidak bisa dilalui kendaraan dengan aman.
Dari dokumentasi yang diabadikan, terlihat permukaan air sudah cukup tinggi hingga mencapai beton jalanan. Lumpur yang terbawa membuat jalanan tampak berwarna kemerahan dan penuh dengan bebatuan.
Beberapa warga terlihat sedang berusaha menyeberangi genangan air atau memantau situasi dengan hati-hati. Suasana di lokasi terlihat mencekam namun warga tetap berusaha menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Beberapa bangunan rumah dan tempat ibadah yang berada di pinggir aliran sungai juga terlihat sudah mulai tergenang air. Hal ini menandakan bahwa debit air saat ini sedang dalam kondisi yang sangat tinggi.
Warga masyarakat yang tinggal di Desa Manyang Cut dan sekitarnya menjadi pihak yang terdampak langsung. Mereka terpaksa harus sigap memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca di hulu yang masih berpotensi mengirimkan air bah.
Diharapkan seluruh pihak dapat meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di bantaran sungai. Pemerintah daerah juga diharapkan dapat segera melakukan pengecekan dan penanganan jika diperlukan.
Semoga bencana alam ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi yang terlalu besar. Warga berharap agar hujan segera reda dan air dapat surut dengan cepat kembali ke alurnya.
Penulis & foto. Arju Na Fahlefi
Banjir kembali melanda Pidie jaya ie Krueng meureudu meluap


















