Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kembali menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada warga kurang mampu sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menjaga ketahanan pangan daerah. Program ini dimulai pada Selasa, 18 November 2025, di halaman Kantor Keuchik Gampong Mesjid Trienggadeng dan berlangsung hingga 28 November 2025.
Penyaluran dilakukan bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog, dengan total 21.515 Kepala Keluarga (KK) tercatat sebagai penerima. Setiap KK menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan, dengan total komoditas mencapai 430.300 kg beras dan 86.060 liter Minyakita.
Dalam arahan Bupati yang disampaikan Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, ST.MM, pemerintah menegaskan pentingnya validasi data agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak. Ia meminta Dinas Sosial melakukan pengecekan lebih ketat guna mencegah ketidaktepatan data di lapangan.
Pemkab juga mengimbau masyarakat untuk tidak memperjualbelikan bantuan, mengingat kualitas beras yang disalurkan sudah sesuai standar konsumsi rumah tangga. Pemerintah memastikan bahwa bantuan ini harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk kebutuhan keluarga.
Menindaklanjuti masukan sejumlah keuchik terkait data penerima, Pemkab melalui Dinas Sosial langsung memperkuat koordinasi dengan aparatur gampong, Bulog, dan Satgas Pangan. Upaya ini dilakukan demi memastikan pendistribusian berjalan lancar dan tidak terjadi kesalahan data.
Monitoring dan evaluasi terhadap proses penyaluran akan dilakukan secara berkala. Hal ini menjadi bukti keseriusan Pemkab dalam menjaga transparansi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya, drh. Muzakir, MM, menjelaskan bahwa bantuan pangan CPP bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, melainkan strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan serta meringankan beban pengeluaran masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.
Penyaluran CPP di seluruh kecamatan Pidie Jaya menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah untuk memastikan setiap warga yang berhak dapat menerima bantuan secara tepat waktu dan tepat sasaran.
(Prokopim)



















