nusaone.id Banda Aceh – Dua santri Madrasah Aliyah (MA) Dayah Modern Darul Ulum Banda Aceh berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang RIAB Fair 2025. Mereka sukses meraih Juara 3 dalam kategori Karya Tulis Ilmiah (KTI), mengharumkan nama dayah di kancah kompetisi ilmiah tingkat provinsi.
Dua santri berprestasi tersebut adalah Muhammad Faiz dan Muhammad Fattan, siswa kelas 3 IPA 1 MA Darul Ulum. Keduanya berhasil memukau dewan juri dengan hasil penelitian dan karya tulis ilmiah yang dinilai unggul dari segi ide, metodologi, dan relevansi terhadap isu pendidikan serta sosial.
Kepala MA Darul Ulum Banda Aceh, Mariani, S.Ag., M.A., mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Kami sangat bangga dengan prestasi ananda Faiz dan Fattan. Ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, serta dukungan penuh dari seluruh dewan guru dan tim pembimbing. Keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat budaya riset dan menulis di kalangan santri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Pembinaan Umat Islam (YPUI), Samsul Bahri, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian para santri.
“Prestasi ini membuktikan bahwa MA Darul Ulum memiliki potensi besar dalam bidang akademik dan riset. Kami berharap Faiz dan Fattan terus berkarya dan menjadi inspirasi bagi santri lainnya,” tegasnya.
Apresiasi juga datang dari Kabid SDM dan Manajemen Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh, Muhammad Syarif, S.H.I., M.H., yang menilai keberhasilan tersebut sebagai bukti bahwa Dayah Modern Darul Ulum mampu bersaing dengan sekolah dan dayah unggulan lainnya di seluruh Aceh.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa santri Darul Ulum tidak hanya unggul dalam bidang agama, tetapi juga akademik. Mereka adalah contoh generasi dayah yang berilmu, kreatif, dan kompetitif,” ungkapnya.
Dayah Modern Darul Ulum yang telah meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Dayah Aceh terus berkomitmen melahirkan santri berkarakter, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga pendidikan berbasis dayah mampu mencetak peneliti muda yang siap bersaing di era global.



















