Pidie Jaya —nusaone.id – Keuchik Gampong Manyang Lancok, Usman Isa, bersama seluruh perangkat gampong melakukan kerja lembur selama 3 hari 4 malam untuk mendata warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya.
Pendataan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah gampong dalam memastikan seluruh korban banjir bandang tercatat secara akurat dan menyeluruh.

Kegiatan pendataan berlangsung di Gampong Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, sejak 12 hingga 15 Januari 2025, menyusul bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Pidie Jaya.
Keuchik Usman Isa bersama aparatur gampong turun langsung ke lapangan dengan mendatangi rumah-rumah warga terdampak banjir bandang secara door to door.
Pendataan meliputi kondisi kerusakan rumah, kehilangan harta benda, serta kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak bencana.
Menurut Usman Isa, pendataan dilakukan hingga larut malam bahkan mencapai pukul 03.00 WIB dinihari, karena pada siang hari sebagian warga masih fokus membersihkan rumah dan lingkungan dari sisa material banjir.
“Kami berupaya maksimal agar tidak ada warga yang terlewat dari pendataan. Data yang akurat sangat penting sebagai dasar penyaluran bantuan dan proses pemulihan pascabencana,” ujar Usman Isa.
Ia menambahkan, keterlibatan langsung perangkat gampong hingga larut malam merupakan bentuk komitmen pemerintah gampong agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran.
Hasil pendataan tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada pihak kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya untuk ditindaklanjuti dalam proses penanganan dan pemulihan korban banjir bandang.
















