Home / Daerah / Nasional / Pemerintah Aceh / Sosial

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:19 WIB

Dorong Pencegahan Stunting, Wamen Isyana Ajak Masyarakat Aceh Gotong Royong Lewat Program Genting

Aceh Besar –nusaone.id Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, melakukan kunjungan kerja ke Gampong Siron Blang, Kecamatan Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (7/10/2025). Kunjungan tersebut untuk meninjau kondisi ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) yang masuk dalam Keluarga Berisiko Stunting (KRS) sekaligus menyerahkan bantuan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) berupa pembangunan jamban sehat hasil kerja sama Kemendukbangga/BKKBN dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Baca Juga |  Satgas Yonif 112/DJ Hadir Sebagai Keluarga Bagi Warga Puncak Jaya

Dalam kesempatan itu, Wamen Isyana juga ikut meletakkan batu pertama pembangunan jamban sehat yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sanitasi keluarga berisiko stunting. Ia didampingi Direktur Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan BKKBN Mahyuzar, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim, Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A. Jalil, serta perwakilan Kodam Iskandar Muda, Baitul Mal, dan BSI.

 

Isyana mengatakan, stunting tidak hanya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, tetapi juga karena buruknya sanitasi dan kurangnya akses air bersih. Ia menegaskan bahwa pencegahan harus dilakukan sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Baca Juga |  Kapolres Pidie Imbau Warga untuk Tetap Tertib saat Pengisian BBM di SPBU

“Ibu sedang hamil, tidak lama lagi akan melahirkan, jadi bapak harus mendampingi dan memberi makanan bergizi kepada ibu dan anak,” pesan Isyana kepada suami Nurlaila, Syariful Anwar, pedagang ikan keliling yang dikunjunginya.

 

Program Genting, kata Isyana, merupakan gerakan gotong royong masyarakat untuk membantu keluarga berisiko stunting melalui dukungan nutrisi, edukasi, dan bantuan non-nutrisi seperti pembangunan jamban dan penyediaan air bersih.

Baca Juga |  Kowani dan Sejumlah Rumah Produksi Gelar Preview Film Suamiku, Lukaku, Angkat Isu KDRT

“Program ini adalah bentuk kepedulian bersama. Kami ingin masyarakat terlibat sebagai orang tua asuh agar anak-anak Aceh tumbuh sehat dan bebas dari stunting,” ujarnya.

 

Provinsi Aceh pada 2025 menargetkan 38.004 keluarga berisiko stunting (KRS) mendapat intervensi, termasuk 12.046 keluarga di Aceh Besar dan 46 keluarga di Gampong Siron Blang, di mana 44 keluarga masih belum memiliki jamban layak.

Share :

Baca Juga

Daerah

Foreder Abdya Tegaskan Komitmen Pengawasan, Siap Dampingi Masyarakat Bangun Daerah

Daerah

Prajurit TNI Gugur Dalam Misi Perdamaian PBB Di Lebanon, Satu Personel Kritis

Daerah

Diduga Picu Korban Jiwa, Aktivitas Biji Besi di Abdya Diminta Dihentikan

Daerah

Peusijuek Balee dan Halal Bi Halal ICMI Aceh 1447 H: Silaturrahim Adalah Fondasi Utama Dalam Membangun Organisasi

Daerah

Bangun Sinergi, RAPI Aceh Besar dan Pidie Jaya Diskusikan Langkah Strategis

Daerah

Sinergi Pusat dan Daerah, Fadhlullah Dampingi Fadli Zon Bantu Warga Huntara dan Anak Yatim

Daerah

Hasil Riset Hukum, Kampus UIN Ar-Raniry Masuk Dalam Peringkat 2, Airlangga Posisi Pertama Nasional

Daerah

Perkuat Sinergi, Ketua PW IWO Aceh Sambangi Kantor PD IWO Aceh Barat