Aceh Besar –nusaone.id Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, melakukan kunjungan kerja ke Gampong Siron Blang, Kecamatan Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (7/10/2025). Kunjungan tersebut untuk meninjau kondisi ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) yang masuk dalam Keluarga Berisiko Stunting (KRS) sekaligus menyerahkan bantuan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) berupa pembangunan jamban sehat hasil kerja sama Kemendukbangga/BKKBN dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Dalam kesempatan itu, Wamen Isyana juga ikut meletakkan batu pertama pembangunan jamban sehat yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sanitasi keluarga berisiko stunting. Ia didampingi Direktur Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan BKKBN Mahyuzar, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim, Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A. Jalil, serta perwakilan Kodam Iskandar Muda, Baitul Mal, dan BSI.
Isyana mengatakan, stunting tidak hanya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, tetapi juga karena buruknya sanitasi dan kurangnya akses air bersih. Ia menegaskan bahwa pencegahan harus dilakukan sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Ibu sedang hamil, tidak lama lagi akan melahirkan, jadi bapak harus mendampingi dan memberi makanan bergizi kepada ibu dan anak,” pesan Isyana kepada suami Nurlaila, Syariful Anwar, pedagang ikan keliling yang dikunjunginya.
Program Genting, kata Isyana, merupakan gerakan gotong royong masyarakat untuk membantu keluarga berisiko stunting melalui dukungan nutrisi, edukasi, dan bantuan non-nutrisi seperti pembangunan jamban dan penyediaan air bersih.
“Program ini adalah bentuk kepedulian bersama. Kami ingin masyarakat terlibat sebagai orang tua asuh agar anak-anak Aceh tumbuh sehat dan bebas dari stunting,” ujarnya.
Provinsi Aceh pada 2025 menargetkan 38.004 keluarga berisiko stunting (KRS) mendapat intervensi, termasuk 12.046 keluarga di Aceh Besar dan 46 keluarga di Gampong Siron Blang, di mana 44 keluarga masih belum memiliki jamban layak.
















