Aceh Besar – nusaone.id Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di kawasan Gunung Paro, Rabu (8/10/2025). Insiden yang melibatkan dua kendaraan berat itu menelan satu korban jiwa dan menyebabkan beberapa lainnya mengalami luka ringan.

Peristiwa nahas tersebut melibatkan truk trado pengangkut traktor dan mobil tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO). Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk trado yang dikemudikan Baihaqi (28), warga Desa Tiro, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, diduga hilang kendali saat menuruni jalan licin di kawasan Gunung Paro.
Truk yang membawa muatan berat itu kemudian menghantam mobil tangki CPO yang dikemudikan Masuardi (36), warga Desa Tanjong Bungong, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. Benturan keras membuat bagian depan kedua kendaraan ringsek parah.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk trado Baihaqi meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara dua penumpangnya, Abdullah Nurdin (50), petani asal Desa Meunasah Panah, dan Martuni (18), warga Desa Peunandok, Kecamatan Tiro, mengalami luka ringan dan segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
Pengemudi mobil tangki CPO, Masuardi, juga dilaporkan mengalami luka ringan. Kedua kendaraan saat ini telah dievakuasi dari lokasi untuk menghindari kemacetan di jalur utama Gunung Paro yang menghubungkan wilayah Aceh Besar dan Aceh Jaya.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Dugaan sementara, kecelakaan disebabkan oleh kondisi jalan yang licin dan turunan tajam, sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan.
“Kami mengimbau seluruh pengemudi truk dan kendaraan berat agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Gunung Paro, terutama saat hujan karena kondisi jalan sangat rawan,” ujar salah satu petugas kepolisian di lokasi kejadian.
















