nusaone.id – BANDA ACEH – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Jasa Raharja menyiagakan 50 personel di berbagai posko pelayanan terpadu di Aceh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perlindungan dan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas berjalan cepat dan optimal.
Kesiapan tersebut diumumkan oleh Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Aceh, Panji Akbar Nur Banten, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat sesuai amanah Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964.
Panji menegaskan, peran Jasa Raharja tidak hanya sebatas menyerahkan santunan, tetapi juga memastikan proses penjaminan biaya perawatan korban di rumah sakit dilakukan secara cepat, tepat, dan transparan melalui sinergi dengan Kepolisian serta mitra kerja lainnya.
“Korban kecelakaan tidak boleh terhambat mendapatkan perawatan hanya karena persoalan administrasi. Negara harus hadir dengan respons cepat,” ujarnya di Banda Aceh.
Sepanjang tahun 2025, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp68,83 miliar kepada korban kecelakaan lalu lintas di Aceh. Sementara hingga Februari 2026, total santunan yang telah dibayarkan mencapai Rp9,06 miliar.
Dari sisi data kecelakaan, angka kejadian di Aceh tercatat mengalami tren penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, kecelakaan masih didominasi kendaraan roda dua dengan korban terbanyak berasal dari kelompok usia produktif 15–35 tahun.
Untuk menekan angka fatalitas, Jasa Raharja aktif berkolaborasi melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) bersama para pemangku kepentingan dalam melakukan analisis titik rawan kecelakaan serta edukasi keselamatan kepada masyarakat.
Menjelang periode mudik, tim juga telah melakukan survei dan pengecekan jalur lintas Timur–Utara serta Barat–Selatan guna memastikan kesiapan infrastruktur dan mengidentifikasi potensi risiko kecelakaan.
Program Stationary Safety Action (SSA) yang dilaksanakan bersama Ditlantas Polda Aceh dalam Operasi Keselamatan 2–15 Februari 2026 disebut memberikan dampak positif dengan turunnya angka kecelakaan secara signifikan.
Selain menyiagakan personel, Jasa Raharja menghadirkan layanan Mobil Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL) dengan fasilitas pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis di titik keramaian dan posko mudik. Program Mudik Gratis bersama Pemerintah Provinsi Aceh juga disiapkan dengan 10 unit bus untuk memberangkatkan 400 pemudik.
Jasa Raharja mengimbau masyarakat agar tertib berlalu lintas serta patuh membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tepat waktu melalui layanan Samsat konvensional maupun digital, sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung keberlanjutan perlindungan bagi korban kecelakaan.
Penulis & foto: Putra Chan
Program Stationary Safety Action (SSA) yang dilaksanakan bersama Ditlantas Polda Aceh dalam Operasi Keselamatan 2–15 Februari 2026 disebut memberikan dampak positif dengan turunnya angka kecelakaan secara signifikan.


















