nusaone.id Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE, menekankan pentingnya literasi keuangan syariah bagi generasi muda sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah yang berbasis syariat Islam. Pernyataan ini disampaikan dalam acara OJK Mengajar dan Sosialisasi Pasar Modal Syariah di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Jumat (3/10/2025).

Fadhlullah mengapresiasi inisiatif OJK menghadirkan edukasi keuangan syariah ke kampus dan menyoroti program 2.000 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) berinvestasi di pasar modal syariah. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa akan mendukung terciptanya ekosistem keuangan sehat, penguatan UMKM, dan perluasan akses pembiayaan syariah.
Ia juga mengingatkan tantangan ekonomi Aceh, di mana angka kemiskinan mencapai 12,33 persen dan pengangguran terbuka 4,76 persen. “Dibutuhkan inovasi dan kolaborasi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujarnya.
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menambahkan rendahnya literasi keuangan turut memicu praktik merugikan seperti judi online dan investasi ilegal. Kuliah umum ini menjadi momen penting untuk membangun pola pikir kritis generasi muda dalam pengambilan keputusan finansial, sekaligus mendorong kesadaran akan pasar modal syariah yang sehat dan legal.



















