Home / Daerah / Headline / Lingkungan / Nasional / News / Peristiwa / Sosial

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:54 WIB

Pascabanjir Bandang Pidie Jaya, Warga Blang Cut Harapkan Percepatan Bantuan Pidie Jaya — nusaone.id

Pidie Jaya — nusaone.id

Pascabanjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), sebagian warga di sejumlah wilayah mulai kembali ke rumah untuk membersihkan permukiman mereka. Namun hingga hari ke-24 pascakejadian, warga Gampong Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, masih menghadapi keterbatasan akses dan kekurangan bantuan dasar, Rabu (24/12/2025).

Akses menuju Gampong Blang Cut yang sempat terputus akibat banjir bandang menyebabkan wilayah tersebut belum sepenuhnya tersentuh bantuan. Kondisi ini membuat sebagian warga baru mulai turun ke kampung halaman untuk membersihkan rumah yang terdampak lumpur dan material banjir.

Baca Juga |  Pelantikan IWO Kota Bekasi Jadi Momentum Penguatan Pers Online

Keuchik Gampong Blang Cut, M. Jamin, saat diwawancarai tim media menyampaikan bahwa saat ini terdapat 156 kepala keluarga yang masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait.

“Kami masih sangat membutuhkan bantuan, terutama tempat penginapan sementara atau tenda, karena hingga kini belum kami terima baik dari instansi pemerintah maupun dari bantuan lainnya,” ujar M. Jamin.

Selain kebutuhan hunian sementara, warga juga masih mengalami kesulitan air bersih. Menurut Keuchik, bantuan sumur bor maupun distribusi air bersih belum masuk ke wilayah Gampong Blang Cut, sehingga menyulitkan aktivitas warga yang mulai kembali membersihkan rumah dan lingkungan sekitar.

Baca Juga |  Bupati Pidie Jaya Pastikan Bantuan CPP Tepat Sasaran hingga ke Gampong

Ia juga menyoroti kondisi sungai yang menjadi penyebab utama banjir bandang. Saat ini, alur sungai yang sebelumnya membelok telah dikembalikan ke jalur semula, namun masih terdapat pecahan alur sungai yang mengarah langsung ke permukiman warga.

“Kondisi ini berpotensi menimbulkan banjir susulan apabila tidak segera ditangani secara menyeluruh,” jelasnya.

Baca Juga |  Wagub Fadhlullah dan Abdul Mu’ti Letakkan Batu Pertama SMK Muhammadiyah

Dalam peristiwa banjir bandang tersebut, tercatat satu orang warga meninggal dunia, seorang perempuan berusia 80 tahun akibat tertimbun lumpur. Sementara satu warga lainnya yang sempat terseret arus banjir telah berhasil ditemukan.

Hingga kini, warga Gampong Blang Cut berharap adanya percepatan penyaluran bantuan serta penanganan lanjutan terhadap kondisi sungai, agar proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan optimal dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

Share :

Baca Juga

Daerah

Program Dianmas STIK 83/WPS, Bantu Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Daerah

Polres Aceh Besar Bersama Polda Aceh dan TNI Tertibkan Tambang Emas Ilegal Di Aliran Sungai Siron

Daerah

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Saweu Sikula dan Trauma Healing di Sigli

Daerah

Dukung Masa Transisi Bencana, Polres Pidie Jaya Perkenalkan E-Learning Polri Mengajar

Daerah

Wagub Aceh Apresiasi Bantuan Presiden Prabowo untuk Sapi Meugang Korban Bencana

Daerah

Tanggap Darurat Bencana Tahap Tiga Berakhir, Pidie Jaya Masuki Masa Transisi 90 Hari

Daerah

Bupati Sibral Tetapkan Masa Transisi, Targetkan Rehabilitasi Terarah

Daerah

Solidaritas Antar Daerah: Lombok Barat Bantu Korban Banjir Aceh