Home / Daerah / Headline / Lingkungan / Nasional / News / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:10 WIB

Pemkab Pidie Jaya Bahas Lanjutan Penanganan Bencana di Posko Darurat

nusaone.id – Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menggelar pertemuan koordinasi untuk membahas lanjutan penanganan bencana di wilayah tersebut. Pertemuan berlangsung di Posko Penanggulangan Bencana, Senin (2/2/2025) pukul (21:00) wib hingga selesai.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, S.T., M.M., bersama Faisal MHD, SE yang berdomisili di Batam, serta sejumlah unsur Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.

Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa Faisal MHD, SE telah aktif mendampingi penanganan pascabencana. Sejak terjadinya banjir, ia tercatat telah empat kali melakukan perjalanan pulang-pergi Batam–Pidie Jaya sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah terdampak.

Baca Juga |  Kapolda Aceh dan Nasir Djamil Tinjau Posko Layanan Kesehatan Gratis Biddokkes di Pidie Jaya

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas kondisi pascabencana yang sempat berdampak pada aktivitas masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten Pidie Jaya.

Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas berbagai langkah strategis guna memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara berkelanjutan, terarah, dan terkoordinasi.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah kondisi aliran Sungai Meureudu yang mengalami pendangkalan serta perubahan jalur aliran air.

Baca Juga |  Peduli Kemanusiaan, Polres Pidie Jaya Distribusikan Bantuan MBBI ke Korban Banjir

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan banjir kembali apabila tidak segera dilakukan penanganan teknis secara menyeluruh.

Faisal MHD, SE menekankan pentingnya langkah cepat dan terukur agar fungsi Sungai Meureudu dapat segera dipulihkan sehingga aliran air kembali mengalir seperti semula.

Menurutnya, normalisasi sungai menjadi prioritas utama karena Sungai Meureudu merupakan jalur utama aliran air yang berdampak langsung terhadap pemukiman warga dan lahan pertanian.

Sementara itu, Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, S.T., M.M., menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya penanganan pascabencana.

Baca Juga |  Dengan Peminat Terbanyak UIN Ar-Raniry Masuk Enam Besar PTKIN

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Pidie Jaya telah melakukan inventarisasi berbagai permasalahan di lapangan, termasuk mengidentifikasi titik-titik rawan di sepanjang aliran Sungai Meureudu.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap, melalui langkah-langkah yang telah direncanakan serta kerja sama seluruh pihak, penanganan bencana dapat berjalan optimal dan risiko bencana serupa di masa mendatang dapat diminimalkan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga Picu Korban Jiwa, Aktivitas Biji Besi di Abdya Diminta Dihentikan

Daerah

Peusijuek Balee dan Halal Bi Halal ICMI Aceh 1447 H: Silaturrahim Adalah Fondasi Utama Dalam Membangun Organisasi

Daerah

Bangun Sinergi, RAPI Aceh Besar dan Pidie Jaya Diskusikan Langkah Strategis

Daerah

Sinergi Pusat dan Daerah, Fadhlullah Dampingi Fadli Zon Bantu Warga Huntara dan Anak Yatim

Daerah

Hasil Riset Hukum, Kampus UIN Ar-Raniry Masuk Dalam Peringkat 2, Airlangga Posisi Pertama Nasional

Daerah

Perkuat Sinergi, Ketua PW IWO Aceh Sambangi Kantor PD IWO Aceh Barat

Daerah

Residivis Pencurian di Sejumlah Warkop di Banda Aceh Ditangkap Polisi

Daerah

Polresta Banda Aceh Sampaikan Klarifikasi Terkait Penanganan Kasus Pencurian di Warkop Muda Kopi