Breaking news// nusaone.id – Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya menyalurkan bantuan stimulan tahap awal sebesar Rp116.872.000.000 kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor, Sabtu (28/2/2026) pukul 09.00 WIB.
Bantuan tersebut diberikan sebagai langkah percepatan pemulihan sosial dan ekonomi warga pascabencana.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung secara seremonial di Kantor Pos Meureudu dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para penerima manfaat.
Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi MA.,S.Sos.,ME mengucapkan selamat datang kepada yang mewakili Muhammad Aji Martanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan stimulan ini merupakan tahap awal dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya hingga seluruh masyarakat terdampak menerima bantuan sesuai data yang telah diverifikasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRK Pidie Jaya A. Kadir, Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, Dandim 0102, Kepala Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, Ketua Pengadilan Negeri Meureudu, Ketua Mahkamah Syariah Meureudu, Ketua MPU Pidie Jaya Abiya Dr. H. Anar Usman, Sekda Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim, serta Executive Manager Kantor Cabang Sigli PT Pos Indonesia Dani Nugraha.
Adapun bantuan yang diberikan terdiri dari bantuan sosial ekonomi sebesar Rp5 juta per kepala keluarga dan bantuan isian hunian rumah atau penggantian perabotan senilai Rp3 juta bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat banjir.
Berdasarkan data pemerintah daerah, sebanyak 14.609 kepala keluarga (KK) telah menerima bantuan pada tahap pertama ini. Sementara sekitar 9.000 KK lainnya akan menerima bantuan secara bertahap sesuai hasil pembaruan data oleh Kementerian Sosial dan tim verifikasi kabupaten.
Bantuan stimulan tersebut disalurkan melalui sejumlah kantor pos di wilayah Pidie Jaya, di antaranya Kantor Pos Meureudu, Bandar Baru, Trienggadeng, Meurah Dua, dan Bandar Dua guna memudahkan akses masyarakat.
Pemerintah bersama PT Pos Indonesia telah menyusun mekanisme pembagian agar proses penyaluran berjalan tertib dan tidak menimbulkan antrean panjang. Masyarakat diminta mengikuti jadwal sesuai nomor antrean yang telah ditentukan.
Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat yang belum menerima bantuan agar tetap bersabar. Warga yang belum terdata diminta segera melapor kepada keuchik atau aparatur desa untuk dilakukan pembaruan data.
Pemkab Pidie Jaya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Sosial atas perhatian dan dukungan anggaran bagi masyarakat terdampak bencana di daerah tersebut.
Melalui penyaluran bantuan stimulan senilai Rp116,872 miliar ini, pemerintah berharap masyarakat terdampak dapat segera bangkit, memperbaiki hunian yang rusak, serta memulihkan aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari secara bertahap.
Penulis & foto Arju Na Fahlefi
penyaluran bantuan stimulan senilai Rp116,872 miliar ini, pemerintah berharap masyarakat terdampak dapat segera bangkit, memperbaiki hunian yang rusak, serta memulihkan aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari secara bertahap.


















