Meureudu – nusaone.id – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melakukan penanganan darurat terhadap Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Ulim guna memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan.
Direktur Perumda/PDAM Tirta Krueng Meureudu, Cut Faisal Syah Putra, SH, yang akrab disapa Ampon Cut, mengatakan penanganan tersebut saat ini telah mulai berjalan dan difokuskan pada pembersihan intake serta jaringan pipa.
Selain itu, perbaikan juga mencakup penggantian pipa air baku yang hilang atau mengalami kerusakan akibat bencana. Langkah ini merupakan tahap awal dalam masa tanggap darurat untuk mendukung distribusi air bersih kepada masyarakat.
Cut Faisal menjelaskan, pekerjaan di lapangan dilaksanakan oleh Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh dengan dukungan teknis dari PT Waskita sebagai pelaksana.
Menurutnya, percepatan penanganan SPAM Ulim menjadi prioritas pemerintah daerah mengingat meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat selama bulan Ramadhan, baik untuk keperluan ibadah, sanitasi, maupun aktivitas rumah tangga sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga terus melakukan koordinasi lintas instansi serta pemantauan langsung di lapangan guna memastikan seluruh proses perbaikan berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan.
Sasaran utama penanganan SPAM Ulim adalah masyarakat Kecamatan Ulim dan wilayah sekitarnya, dengan manfaat langsung berupa meningkatnya akses air bersih, terjaganya kesehatan masyarakat, serta meningkatnya kualitas hidup warga secara berkelanjutan.
“Upaya ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan pelayanan dasar, khususnya di tengah kondisi darurat yang berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat,” ujar Cut Faisal.
















