Home / Daerah / Headline / Lingkungan / Nasional / News / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:30 WIB

Pidie Jaya Perpanjang Masa Darurat, Fokus pada Bantuan dan Pemulihan Infrastruktur

Meureudu – nusaone.id – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya memperpanjang masa tanggap darurat pascabencana banjir dan longsor selama 14 hari, berlaku mulai 14 Januari hingga 28 Januari 2026. Sebelumnya, masa tanggap darurat telah ditetapkan pada 29 Desember 2025.

Perpanjangan dilakukan karena beberapa wilayah terdampak masih membutuhkan penanganan intensif, terutama pemulihan infrastruktur dan distribusi bantuan kepada warga terdampak.

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, MA., S.Sos., ME, memimpin langsung koordinasi penanganan darurat bersama Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.I.K., M.H., Dandim 0110/Pidie Jaya, Kepala BPBD, serta jajaran TNI, Polri, dan relawan.

Baca Juga |  BSI dan BSI Maslahat Telah Salurkan 78,7 Ton Bantuan untuk Penyintas Bencana di Sumatra

Selama masa tanggap darurat, pihak berwenang fokus pada evakuasi warga, distribusi logistik, perbaikan jalan dan fasilitas umum, serta pembersihan saluran air yang terdampak banjir dan longsor.

Kepala BPBD Pidie Jaya menegaskan, perpanjangan ini memungkinkan koordinasi lebih efektif antarinstansi serta mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga |  Penyidik Polres Bener Meriah Serahkan Tersangka Penyalahgunaan BBM Subsidi ke Jaksa

Layanan kesehatan dan trauma healing juga disiapkan bagi korban terdampak, khususnya anak-anak dan lansia, agar dapat segera pulih dari trauma pascabanjir.

Bupati Sibral Malasyi mengimbau seluruh masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan selalu mengikuti arahan pihak berwenang demi keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

Perpanjangan masa tanggap darurat ini memberikan waktu bagi pemerintah dan relawan untuk memastikan distribusi bantuan logistik, air bersih, dan kebutuhan dasar warga terdampak berjalan merata.

Baca Juga |  IWO Beri Penghargaan Asian Inspired Leader kepada Tun Dr. Mahathir Mohamad

Beberapa kecamatan yang terdampak parah masih mengalami kerusakan jalan, jembatan, dan fasilitas umum sehingga akses ke desa-desa tertentu masih terbatas.

Pemerintah kabupaten menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dan pihak terkait dalam mempercepat proses pemulihan, termasuk pelaporan kondisi terkini di wilayah masing-masing.

Dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat, diharapkan seluruh korban bencana di Pidie Jaya dapat memperoleh bantuan tepat waktu dan proses pemulihan pascabencana berjalan lebih optimal.

Share :

Baca Juga

Daerah

Polda Aceh Sebut Bripda Muhammad Rio Disersi, Tiga Kali Sidang KKEP dan Telah PTDH

Daerah

PKBM HABIB ALBY Gelar Healing dan Bagikan Bantuan untuk Anak Korban Banjir di Gampong Beurawang

Headline

Sejarah Panjang PT Asdal: Hak Rakyat Tergerus Sejak Orde Baru

Daerah

Dua Ruang Kelas dan Mushala SMP 3 Kejuruan Muda Kembali Difungsikan

Daerah

Kapolres Pidie Serahkan Bantuan Bibit Pertanian dari Kapolda Aceh kepada Polsek Jajaran untuk Warga Terdampak Banjir

Daerah

Usai Shalat Jum’at, Warga Beurawang Gelar Makan Bersama di Posko

Daerah

Ribuan Jamaah Hadiri Subuh Berkah Polda Sulteng di Masjid Raya Baitul Khairaat

Daerah

Pergerakan Penyeberangan Naik 35 Persen, Kemenhub Evaluasi Angkutan Nataru 2025/2026