Pidie Jaya –nusaone.id Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-37 Tahun 2025 di Kabupaten Pidie Jaya berlangsung meriah. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga menghadirkan pameran produk lokal yang diikuti oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Aceh.
Salah satu stand yang paling ramai dikunjungi adalah UMKM “Win Ungel Dapur Bhoi” asal Gampong Bunoet, Kecamatan Meureudu. Dikelola oleh Nora, pelaku usaha kuliner lokal, stand tersebut menampilkan berbagai jajanan tradisional khas Meureudu seperti kue bhoi, bohlu, karah semut, bulukat teutet, loyang, hingga kue tuk penganten.

Dengan dekorasi bernuansa Islami dan sentuhan khas daerah, stand “Win Ungel Dapur Bhoi” menjadi salah satu daya tarik utama di arena pameran MTQ. Banyak pengunjung datang untuk mencicipi cita rasa tradisional sekaligus membeli oleh-oleh khas Meureudu yang dikemas secara menarik.
Camat Meureudu menyampaikan apresiasinya kepada para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran UMKM Meureudu di ajang MTQ ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai Islami,” ujarnya.
Nora, pemilik “Win Ungel Dapur Bhoi”, mengaku senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Ia berharap MTQ dapat terus menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.
Pameran ini membantu kami memperkenalkan produk khas Meureudu kepada masyarakat luas. Alhamdulillah, respon pengunjung sangat baik,” tuturnya.
Salah satu pengunjung, Siti Rahma, juga mengungkapkan kekagumannya terhadap keberagaman produk lokal yang ditampilkan.
Stand Meureudu ramai sekali, banyak produk khas yang menarik dan enak. Ini bukti kalau hasil karya masyarakat kita tidak kalah dengan produk luar,” katanya.
Melalui kegiatan MTQ Aceh XXXVII Tahun 2025, pemerintah daerah berharap momentum ini tidak hanya menjadi ajang keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan promosi produk unggulan daerah.
















