Meureudu – nusaone.id — Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya bersama masyarakat melaksanakan gotong royong untuk mempercepat pemulihan pascabanjir di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan personel Polres Pidie Jaya, Polsek Meureudu, serta Sat Brimob BKO Polres Pidie Jaya, bersama warga setempat. Sejumlah pejabat turut hadir dan terjun langsung ke lapangan, di antaranya Kapolsek Meureudu AKP Mustafa Kamal dan Danki Brimob BKO IPTU Haiyul Saputra.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi mengatakan, kehadiran Polri dalam penanganan bencana merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial kepada masyarakat, mulai dari tahap tanggap darurat hingga pemulihan.
“Polri tidak hanya hadir saat situasi aman. Ketika masyarakat menghadapi musibah, Polri harus berada di tengah-tengah mereka, bekerja bersama dan merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Ini adalah wujud nyata Polri sebagai bagian dari masyarakat,” ujar AKP Mahruzar.
Adapun sasaran gotong royong meliputi pembersihan fasilitas umum, lingkungan permukiman warga, serta Yayasan Yatim Piatu Darul Aitam Gampong Meunasah Lhok yang terdampak lumpur sisa banjir. Untuk mempercepat proses pembersihan, Polres Pidie Jaya juga menurunkan alat berat berupa ekskavator mini.
Selain pemulihan fisik, kehadiran Polri di tengah masyarakat turut memberikan rasa aman serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif selama proses pemulihan berlangsung.
Melalui kegiatan gotong royong ini, Polres Pidie Jaya berharap pemulihan lingkungan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
Humas Polres Pidie Jaya



















