Pidie Jaya – nusaone.id
Setelah sempat menjadi pusat keramaian selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVII tingkat Provinsi Aceh, suasana Kafe Zikran di kawasan perkantoran Bupati Pidie Jaya kini kembali normal. Aktivitas pengunjung pun berangsur seperti biasa usai berakhirnya ajang keagamaan terbesar di Aceh tersebut.
Selama kegiatan MTQ berlangsung, Kafe Zikran yang berlokasi tepat di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pidie Jaya menjadi salah satu tempat favorit bagi panitia, peserta, dan tamu dari berbagai daerah. Banyak pengunjung memanfaatkan waktu luang untuk bersantai sambil menikmati kopi khas Pidie Jaya yang menjadi menu andalan kafe tersebut.

Salah satu karyawati Kafe Zikran, Nailul Muna, mengatakan selama MTQ jumlah pengunjung meningkat pesat dibandingkan hari-hari biasanya. “Waktu MTQ kemarin ramai sekali, hampir semua meja terisi dari pagi hingga malam. Sekarang sudah kembali normal, pengunjung tidak seramai dulu,” ujarnya, Senin (11/11/2025).
Menurutnya, masa MTQ menjadi momen yang membawa berkah bagi para pelaku usaha di sekitar kawasan perkantoran. Selain meningkatkan omzet, kegiatan tersebut juga menjadi ajang promosi bagi kuliner dan produk lokal Pidie Jaya yang dikenalkan kepada tamu dari luar daerah.
Kini, setelah MTQ ke-XXXVII resmi berakhir, suasana di Kafe Zikran kembali seperti sedia kala. Para pelanggan tetap, seperti pegawai kantor pemerintahan dan warga sekitar Meureudu, kembali menjadi pengunjung utama yang mengisi kafe setiap harinya.
Meski pengunjung tidak lagi seramai saat MTQ, Kafe Zikran tetap menjadi salah satu tempat nongkrong favorit masyarakat. Suasana yang nyaman, pelayanan ramah, serta lokasi strategis di jantung perkantoran membuat tempat ini tetap diminati untuk bersantai dan berbincang ringan.
Pasca berakhirnya MTQ, aktivitas ekonomi di kawasan perkantoran Pidie Jaya juga mulai stabil. Para pelaku usaha berharap peningkatan ekonomi yang sempat terjadi selama pelaksanaan MTQ dapat berlanjut, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal di daerah tersebut.
















