Nusaone.id | Banda Aceh – Nama Syahrul mulai mencuat sebagai kandidat kuat calon Direktur Utama Bank Aceh Syariah setelah dinyatakan lolos fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beberapa waktu lalu.
Sosok yang dikenal ramah dan dekat dengan berbagai kalangan ini kini disejajarkan dengan kandidat lain, yakni Fadhil Ilyas.
Munculnya nama Syahrul diyakini tidak terlepas dari rekam jejaknya yang unik, termasuk kedekatannya dengan Abdullah Syafei atau Yah Lah, mantan panglima GAM sebelum Muzakir Manaf (Mualem).
Pada masa itu, Syahrul kerap menjadi juru bahasa Yah Lah karena kefasihannya dalam berbahasa Arab dan Inggris. “Tidak heran kalau semua kalangan di GAM sangat mengenal Bang Syahrul,” ujar salah seorang eks kombatan asal Pidie kepada media ini, Sabtu (06/09/2025).
Selain dikenal dekat dengan kalangan kombatan, Syahrul juga memiliki hubungan erat dengan para ulama. Kedekatan ini membuatnya dianggap selaras dengan gaya kepemimpinan Aceh hari ini yang selalu mengedepankan peran ulama.
Saat ini, pria yang pernah menimba ilmu di dayah tersebut menjabat sebagai Pemimpin Divisi Perencanaan PT Bank Aceh Syariah.
Meski sempat diragukan di awal proses seleksi, pengalamannya dalam manajemen keuangan membuat Syahrul berhasil melewati uji kelayakan bersama Fadhil Ilyas.
Kini, namanya kian santer diperbincangkan publik Aceh. Banyak yang menilai Syahrul sebagai sosok muda ideal untuk memimpin Bank Aceh dan menghadirkan reformasi serta perbaikan tata kelola di bank milik daerah tersebut.
















