Home / Headline / News

Sabtu, 27 September 2025 - 17:46 WIB

Tambang Emas Ilegal di Tangse dan Geumpang Goyang, Oknum Berbaju Coklat Larang BBM Masuk

Pidie ( Nusaone.id)– Pelaku Aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Tangse, Mane dan Geumpang, Kabupaten Pidie, mulai terguncang. Para penambang yang selama ini mengandalkan alat berat kini kelimpungan setelah pasokan BBM jenis solar dari pengepul terhenti.

Informasi yang beredar menyebutkan, penghentian pasokan ini bukan semata karena kelangkaan, melainkan adanya larangan keras dari oknum berbaju coklat yang mencegah masuknya solar ke lokasi pertambangan. Kondisi ini membuat para penambang resah dan ketakutan operasi mereka lumpuh total.

“Sudah beberapa hari solar tidak bisa masuk. Katanya ada larangan. Kalau begini, alat berat bisa berhenti semua,” ujar seorang penambang yang meminta namanya dirahasiakan, Sabtu (27/9/2025).

Baca Juga |  Family Gathering Dinas Sosial Aceh 2025: Momentum Memperkuat Semangat Kerja Kompak, Solid, dan Tangguh

Larangan ini muncul seiring isu Gubernur Aceh yang menegaskan agar seluruh alat berat segera ditarik keluar dari hutan lindung Pidie. Instruksi tersebut diduga menjadi dasar aparat melakukan pembatasan distribusi solar, sehingga jalur pasokan BBM subsidi ke pertambangan mulai tersendat.

Buntutnya, sebagian penambang disebut sudah menarik alat berat keluar lokasi, sementara sebagian lain masih bertahan dengan rasa cemas. “Banyak yang bingung, takut kalau operasi benar-benar disikat,” tambah sumber lain.

Baca Juga |  BNN Kota Banda Aceh Peringati Puncak HANI 2025, Tekankan Pencegahan dan Kolaborasi

Selama ini, tambang emas ilegal di Pidie telah lama menjadi sorotan publik. Bukan hanya karena merusak hutan lindung dan mencemari aliran sungai, tapi juga karena kuatnya dugaan adanya jaringan pemasok solar bersubsidi yang dibiarkan mengalir ke tambang. Ironisnya, praktik tersebut kerap lolos dari pengawasan aparat penegak hukum.

Kini, dengan adanya larangan distribusi solar, publik menilai inilah momentum tepat untuk menertibkan tambang ilegal secara serius. Aparat kepolisian diminta tidak lagi tutup mata terhadap praktek-praktek kotor yang selama ini menguntungkan segelintir pihak namun menghancurkan lingkungan dan merugikan masyarakat luas.

Baca Juga |  Bupati Pidie Jaya Terima Audiensi BSPJI Banda Aceh Bahas Sertifikasi Halal UMKM

“Kalau polisi benar-benar serius, hentikan semua jalur distribusi solar subsidi ke tambang ilegal. Jangan hanya berhenti di isu larangan sesaat, tapi lakukan penegakan hukum. Jangan biarkan tambang emas ilegal di Pidie terus kebal hukum,” tegas seorang aktivis lingkungan di Pidie.

Publik kini menunggu, apakah aparat benar-benar bergerak menutup tambang emas ilegal yang selama ini dilindungi, atau kembali terjebak dalam pola lama: melihat, tahu, tapi memilih diam.

Share :

Baca Juga

Daerah

Foreder Abdya Tegaskan Komitmen Pengawasan, Siap Dampingi Masyarakat Bangun Daerah

Headline

Rumah Staf Ahli Bupati Abdya dan Dua Rumah Lain di Banda Aceh Dibobol, Banyak Barang Berharga Dicuri  

Daerah

Prajurit TNI Gugur Dalam Misi Perdamaian PBB Di Lebanon, Satu Personel Kritis

Headline

DPW PKB Aceh Gelar Halal Bihalal Khusus Bersama Pers Aceh, Sebut Media Sebagai Mitra Strategis

Daerah

Diduga Picu Korban Jiwa, Aktivitas Biji Besi di Abdya Diminta Dihentikan

Daerah

Peusijuek Balee dan Halal Bi Halal ICMI Aceh 1447 H: Silaturrahim Adalah Fondasi Utama Dalam Membangun Organisasi

Daerah

Bangun Sinergi, RAPI Aceh Besar dan Pidie Jaya Diskusikan Langkah Strategis

Daerah

Sinergi Pusat dan Daerah, Fadhlullah Dampingi Fadli Zon Bantu Warga Huntara dan Anak Yatim