Home / Daerah / Headline / News

Rabu, 1 Oktober 2025 - 03:27 WIB

Taqwaddin; Masalah Interkoneksi Listrik Aceh Sumut perlu ada Solusi Strategis Jangka Panjang

Banda Aceh,  –  Sudah dua hari ini kondisi listrik di seluruh Aceh tidak stabil. Padam hampir seluruh Aceh. Banyak keluhan yang disampaikan ke saya sebagai mantan Kepala Ombudsman RI Aceh, ujar Taqwaddin kepada awak media 30/9/2025

Kondisi tidak stabil ini merata hampir semua kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh, mungkin hanya di Pulau Simeulu dan Pulau Weh yang normal karena mereka tidak terkoneksi dengan Sumatera Utara.

Penyebab utama matinya listrik diseluruh Aceh karena masalah interkoneksi listrik Aceh dengan Sumatera Utara. Kejadian ini sungguh sangat mengganggu kehidupan rakyat dan pelayanan publik. Ujar Dr Taqwaddin yang sudah lebih dari tiga tahun ini memangku jabatan sebagai Hakim Tinggi Ad Hoc Tipikor di Aceh.

Baca Juga |  Gubernur Aceh Instruksikan Penertiban Tambang Ilegal: Awasi BBM Subsidi, Putus Mata Rantai Suplai Alat Berat

Menurut saya mesti ada solusi strategis untuk jangka panjang terkait hal ini. Tidak cukup hanya dengan langkah taktis aja.

Jika memang masalah interkoneksi yang jadi masalah, maka solusinya adalah melepaskan diri dari interkoneksi dengan Sumatera Utara.

Apalagi terkait interkoneksi ini diatur hanya dalam Peraturan Menteri ESDM yang kemudian dijabarkan dengan Keputusan Dirut PLN.  Saya kira menyangkut hal ini bisa diselesaikan dengan pendekatan politik oleh Gubernur Aceh dan Anggota DPR RI yang mewakili Aceh untuk menemui Menteri ESDM dan Dirut PLN.

Saya sudah sampaikan keprihatinan ini kepada beberapa Anggota DPR dan DPD RI yang mewakili Aceh. Beberapa dari mereka, seperti Dek Gam sudah memberi respon bahwa besok akan call Dirut PLN. Begitu pula respon dari Azhari Cage, Anggota DPD RI yang akan menyampaikan hal ini pada rapat dengan Menteri ESDM dan Dirut PLN.

Baca Juga |  Polda Aceh Salurkan Bantuan Beras untuk Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Penjahit Kutabaro Tailor, mengeluh bahwa “sudah lebih 11 jam listrik mati. Kami tidak bisa buat apa-apa karena semua peralatan menggunakan listrik. Kami rugi”.

Sementara pengiat media sosial Yusalfi Nyakman menyampaikan, masalah listrik di Aceh sudah bertahun-tahun begini, tapi koq tidak selesai-tidak selesai. Apakah pimpinan kita tidak ada yang peduli ?

Baca Juga |  Sibral Malasyi Serukan Tertib Lalu Lintas Saat Operasi Zebra Seulawah 2025 Dimulai

Kami pun di Pengadilan Tinggi tadi terganggu kerja. Ruang Rapat panas. Mic tidak bisa digunakan. Bahkan buat putusan pun terganggu, karena semua berkas perkara dalam aplikasi SIPP. Ujar Taqwaddin, Hakim Tinggi Ad Hoc Tipikor.

Menyikapi masalah kelistrikan ini, hemat saya perlu dibahas pada level strategis yang dilakukan oleh Pimpinan Aceh, Anggota DPR/DPD RI yang mewakili Aceh membahas bersama dengan Menteri ESDM dan Dirut PLN.

Jangan gara-gara interkoneksi, kita setiap tahun menjadi korban perasaan dan korban harta, yang tak jelas ganti ruginya”. Pungkas Taqwaddin, Akademisi FH USK yang juga Ketua ICMI Aceh.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Dukung Masa Transisi Bencana, Polres Pidie Jaya Perkenalkan E-Learning Polri Mengajar

Daerah

Wagub Aceh Apresiasi Bantuan Presiden Prabowo untuk Sapi Meugang Korban Bencana

Daerah

Tanggap Darurat Bencana Tahap Tiga Berakhir, Pidie Jaya Masuki Masa Transisi 90 Hari

Daerah

Bupati Sibral Tetapkan Masa Transisi, Targetkan Rehabilitasi Terarah

Daerah

Solidaritas Antar Daerah: Lombok Barat Bantu Korban Banjir Aceh

Daerah

Wagub Aceh Minta Bantuan Sapi Meugang dan Dana Pemulihan Segera Direalisasikan

Daerah

Kapolda Aceh Hadiri Rapim TNI–Polri Tahun 2026 di Istana Merdeka

Daerah

Sat Reskrim Polres Aceh Besar Gelar Press Release Ungkap Kasus Curanmor