Home / Daerah / Headline / Lingkungan / Nasional / News / Pemerintah Aceh / Pendidikan / Peristiwa / Sosial

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:18 WIB

Tiga Bulan Pasca Banjir, Dana Jadup Korban di Pidie Jaya Belum Cair

nusaone.id – Pidie Jaya – Tiga bulan pasca banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh pada 26 November 2025, masyarakat korban terdampak hingga kini mengeluhkan belum cairnya dana Jatah Hidup (Jadup) yang sebelumnya dijanjikan pemerintah. Bantuan tersebut diperuntukkan membantu kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.

Banjir yang menerjang sejumlah gampong di wilayah Kabupaten Pidie Jaya menyebabkan ratusan rumah warga terendam, bahkan sebagian mengalami kerusakan berat. Saat peristiwa terjadi, warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman sembari menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan.

Dana Jadup sejatinya diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar korban, seperti pangan, sandang, dan kebutuhan mendesak lainnya selama masa pemulihan. Bantuan ini menjadi salah satu bentuk respons pemerintah terhadap warga terdampak bencana.

Baca Juga |  Polres Pidie Salurkan Sumur Bor Bantuan Kapolda Aceh untuk Warga Gampong Tanjong

Namun hingga Rabu (25/2/2026), dana tersebut belum juga diterima masyarakat. Kondisi ini memunculkan kekecewaan dan tanda tanya di kalangan korban yang masih berjuang memulihkan kondisi ekonomi keluarga mereka.

Ironisnya, sebagian warga mengaku telah diminta melengkapi berbagai persyaratan administrasi agar proses pencairan dapat segera dilakukan. Mereka mengikuti seluruh prosedur yang ditentukan dengan harapan bantuan bisa cepat diterima.

Bahkan, sejumlah korban harus membuka rekening bank baru sebagai syarat pencairan dana melalui sistem transfer. Upaya tersebut dilakukan meski harus mengeluarkan biaya tambahan dan menempuh jarak yang cukup jauh ke kantor bank terdekat.

Baca Juga |  Kunjungi Kodim 0112/Sabang, Pangdam IM dan Ketua Persit KCK disambut tarian Ranup Lampuan.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, proses pembuatan rekening bukan perkara mudah bagi masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman dengan keterbatasan akses transportasi dan ekonomi.

“Kami sudah buat rekening supaya dana cepat cair, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Selain kerusakan rumah dan kehilangan harta benda, warga juga mengalami penurunan pendapatan akibat aktivitas ekonomi yang terganggu pasca banjir. Sebagian besar masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan pedagang kecil masih kesulitan bangkit.

Tokoh masyarakat setempat berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian terkait jadwal pencairan dana Jadup agar keresahan warga tidak terus berlarut. Kepastian informasi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Baca Juga |  Wujud Kepedulian Pasca Banjir, Personel Polres Pidie Laksanakan Pembersihan Meunasah di Gampong Rambot Adan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kendala teknis maupun administrasi yang menyebabkan keterlambatan pencairan bantuan tersebut. Warga berharap proses penyaluran dana Jadup segera dituntaskan agar beban korban banjir dapat diringankan dan pemulihan kehidupan berjalan lebih cepat.

 

Penulis &foto : Arju Na Fahlefi

Bantuan tersebut diperuntukkan membantu kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.

Banjir yang menerjang sejumlah gampong di wilayah Kabupaten Pidie Jaya menyebabkan ratusan rumah warga terendam, bahkan sebagian mengalami kerusakan berat.

Share :

Baca Juga

Daerah

Wakapolda Aceh Tutup Rapim Polda Aceh 2026 Tegaskan Sinkronisasi Kebijakan dan Penguatan Soliditas

Daerah

Fenomena Alam Langka di Aceh Besar, Tebing Berlekuk Bak Raut Wajah

Daerah

Kenali Hukum, Jauhi Hukuman , Kejati Aceh Tanamkan Integritas di SMAN 1 Lhoknga Melalui Program JMS

Daerah

Didukung 19.293 BSI Agen di Aceh, Tingkatkan Inklusi Keuangan Hingga Pelosok

Daerah

Wagub Aceh Temui Menteri Agama, Bahas Penguatan Pendidikan Syariat dan Lapas Syari’ah

Daerah

Kebakaran Sore Hari Hanguskan Satu Unit Rumah di Darussalam Aceh Besar

Daerah

Polres Pidie Jaya Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Suci Ramadhan

Daerah

Siswa SMAN 1 Banda Aceh Kritis Bahas Korupsi dan UU ITE Dalam Program Jaksa Masuk Sekolah