Tim BPS Pusat Tinjau Langsung Lokasi Pascabanjir di Gampong Manyang Lancok, Pidie Jaya

PIDIE JAYA — nusaone.id – Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat dari Jakarta melakukan kunjungan langsung ke wilayah terdampak banjir di Gampong Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada Senin (19/1/2025). Pendataan dari pagi hingga sore.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pendataan dan pengumpulan informasi statistik pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya.

Tim BPS yang turun ke lapangan terdiri dari Yoga Prawira, Putri Yuli Yanti, Fakhri, Faruq Hadi, dan Prisco. Kedatangan mereka turut didampingi oleh para Kepala Dusun (Kadus) setempat untuk mempermudah koordinasi dan akses ke lokasi warga terdampak.

Baca Juga |  Dapur MBG SPPG Yayasan Amar Aceh Madani Kluet Utara Sajikan Menu Gizi Seimbang

Dalam kunjungan itu, tim BPS mendatangi sejumlah rumah warga yang mengalami dampak langsung akibat banjir, baik dari sisi kerusakan rumah maupun kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Pendataan dilakukan secara langsung dengan metode wawancara dan observasi lapangan guna memperoleh data yang akurat dan faktual sesuai kondisi di lapangan.

Baca Juga |  Kemensos–Pemerintah Aceh Perkuat Sinergi Penanganan Bencana, Enam Truk Logistik Disiapkan Hingga Akhir Tahun

Menurut tim BPS, data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penting dalam penyusunan statistik kebencanaan serta mendukung pemerintah dalam merumuskan kebijakan pemulihan pascabencana.

Selain melakukan pendataan, tim juga berdialog dengan warga untuk mendengar langsung keluhan, kebutuhan, serta dampak yang dirasakan masyarakat setelah banjir surut.

Para Kepala Dusun yang mendampingi turut memberikan informasi tambahan terkait jumlah warga terdampak, kondisi lingkungan, serta fasilitas umum yang ikut terpengaruh akibat banjir.

Kehadiran tim BPS disambut baik oleh masyarakat Gampong Manyang Lancok. Warga berharap hasil pendataan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah dalam penyaluran bantuan dan program pemulihan.

Baca Juga |  Kapolres Pidie Jaya Ajak Pemilik Pemondokan Bersinergi Sukseskan MTQ Aceh XXXVII: Wujudkan Pidie Jaya yang Ramah, Aman, dan Bersih

Pemerintah gampong menilai pendataan langsung ke lapangan sangat penting agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat pascabencana.

Melalui kegiatan ini, BPS diharapkan dapat menyediakan data statistik yang valid dan terpercaya sebagai dasar perencanaan pembangunan dan penanganan bencana di Kabupaten Pidie Jaya ke depan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Dukung Masa Transisi Bencana, Polres Pidie Jaya Perkenalkan E-Learning Polri Mengajar

Daerah

Wagub Aceh Apresiasi Bantuan Presiden Prabowo untuk Sapi Meugang Korban Bencana

Daerah

Tanggap Darurat Bencana Tahap Tiga Berakhir, Pidie Jaya Masuki Masa Transisi 90 Hari

Daerah

Bupati Sibral Tetapkan Masa Transisi, Targetkan Rehabilitasi Terarah

Daerah

Solidaritas Antar Daerah: Lombok Barat Bantu Korban Banjir Aceh

Daerah

Wagub Aceh Minta Bantuan Sapi Meugang dan Dana Pemulihan Segera Direalisasikan

Daerah

Kapolda Aceh Hadiri Rapim TNI–Polri Tahun 2026 di Istana Merdeka

Daerah

Sat Reskrim Polres Aceh Besar Gelar Press Release Ungkap Kasus Curanmor