nusaone.id – Meureudu – Masyarakat Duson Lancok, Gampong Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, kembali melaksanakan tradisi memasak kanji rumbi sebagai hidangan berbuka puasa selama bulan suci Ramadhan, Rabu (5 Maret 2026).
Tradisi tersebut sudah menjadi kegiatan rutin warga setiap tahun saat Ramadhan tiba. Masyarakat secara bergotong royong menyiapkan bahan serta memasaknya dalam kuali besar menggunakan tungku kayu bakar.
Sejak pagi hari, warga mulai berkumpul di sekitar meunasah untuk menyiapkan berbagai bahan utama seperti beras, santan, sayur-sayuran, serta berbagai bumbu rempah khas kanji rumbi.
Selain itu, kanji rumbi yang dimasak juga dilengkapi dengan tambahan udang atau ayam sehingga memberikan cita rasa gurih yang khas dan menjadi menu favorit saat berbuka puasa.
Proses memasak dilakukan secara bersama-sama. Sebagian warga bertugas membersihkan bahan dan memotong sayuran, sementara yang lain menyiapkan bumbu dengan cara dihaluskan menggunakan peralatan dapur.
Dalam proses memasak, warga menggunakan berbagai peralatan seperti kuali besar, sendok pengaduk panjang dari kayu, baskom, ember, pisau, serta tungku kayu bakar sebagai sumber panas.
Bubur kanji rumbi dimasak secara perlahan sambil terus diaduk agar semua bahan tercampur merata hingga matang sempurna.
Menjelang waktu berbuka puasa, kanji rumbi yang telah matang kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar serta jamaah yang datang ke meunasah untuk berbuka puasa.
Tradisi ini tidak hanya bertujuan menyediakan hidangan berbuka puasa, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Suasana kebersamaan terlihat saat masyarakat saling membantu mulai dari menyiapkan bahan hingga proses pembagian makanan.
Warga berharap tradisi memasak kanji rumbi ini terus dipertahankan sebagai bagian dari budaya masyarakat Aceh yang sarat nilai kebersamaan setiap bulan suci Ramadhan di Duson Lancok, Gampong Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.
Penulis & Foto: Arju Na Fahlefi
Tradisi ini tidak hanya bertujuan menyediakan hidangan berbuka puasa, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat hubungan sosial antarwarga.



















