Home / Daerah / Headline / News

Kamis, 5 Februari 2026 - 06:44 WIB

UIN Ar-Raniry Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Menjadi Kampus Riset Terbaik Di Luar Jawa

Oplus_0

Oplus_0

Nusaone l Banda Aceh —Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menempati peringkat keempat kampus riset terbaik nasional versi Scimago Institutions Rankings (SIR) 2025. Kampus ini juga tercatat sebagai perguruan tinggi dengan kinerja riset terbaik di luar Pulau Jawa.

“Ini hasil kerja kolektif sivitas akademika. Kami terus mendorong budaya riset yang berkualitas dan berdampak luas,” kata Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman (4/2/2026)

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan capaian tersebut mencerminkan konsistensi kampus dalam memperkuat tata kelola riset

Dalam pemeringkatan tersebut, UIN Ar-Raniry berada di bawah Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Baca Juga |  KPT Mengambil Sumpah 71 Advokat

Capaian ini menjadikan UIN Ar-Raniry sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang masuk lima besar nasional. Penilaian SIR didasarkan pada tiga indikator utama, yakni kinerja riset, inovasi, dan dampak sosial.

Menurut Mujib, UIN Ar-Raniry secara berkelanjutan meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah. Saat ini, kampus tersebut mengelola 125 jurnal ilmiah dan prosiding yang terhimpun dalam Pusat Pengelolaan Jurnal UIN Ar-Raniry.

Sebanyak 49 jurnal telah terakreditasi nasional, dengan empat jurnal berperingkat Sinta 1 yang terindeks Scopus, enam jurnal Sinta 2, serta sisanya tersebar di Sinta 3 hingga Sinta 5.

Selain itu, beberapa jurnal UIN Ar-Raniry menorehkan capaian internasional. Jurnal El-Usrah tercatat sebagai jurnal antropologi terbaik di Asia versi Scimago Journal Rank (SJR) 2025 dengan skor 0,73. Tiga jurnal lainnya yakni Samarah (SJR: 0.92), Islam Futura (SJR; 0.38, dan Petita (SJR; 0.26) masuk dalam kategori Q1, kuartil tertinggi di kancah jurnal internasional bereputasi.

Baca Juga |  Polres Aceh Besar Melaksanakan Pemusnahan Ladang Ganja Di Pegunungan Desa Panca Lembah Seulawah, 1 (Satu) Orang Di Tangkap

UIN Ar-Raniry juga aktif membangun kolaborasi riset internasional. Bersama Universiti Kebangsaan Malaysia, kampus ini menyelenggarakan The 3rd Samarah International Conference on Islamic Family Law dan The First El-Usrah International Conference di Selangor pada akhir 2024.

Konferensi tersebut diikuti 128 pemakalah dari Indonesia, Malaysia, dan Turki, dengan seluruh artikel dipublikasikan di jurnal Q1 yang dikelola UIN Ar-Raniry.

Baca Juga |  Wagub Aceh: Bantuan Pusat dan Daerah Mulai Dikirim Lewat Jalur Udara

Pada tahun yang sama, dua dosen UIN Ar-Raniry masuk daftar Top 2% Scientist Worldwide 2025 yang dirilis Universitas Stanford bekerja sama dengan Elsevier, yakni Muhammad Siddiq Armia dan Mursyid Djawas.

“Seluruh capaian ini tidak sekadar menjadi kebanggaan institusi, tapi bagian dari jihad akademik yang terus kami rawat agar kampus ini bisa melayani dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Mujiburrahman.

Mujiburrahman menilai pencapaian tersebut menunjukkan daya saing kampus di luar Jawa dalam ekosistem riset nasional.

“Peringkat ini membuktikan UIN Ar-Raniry mampu bersaing dengan perguruan tinggi besar nasional dan menjadi pusat riset unggulan dari kawasan barat Indonesia,” ujarnya.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Musafir Remaja Asal Pidie Tunggangi Sepeda Dayung Tunaikan Nazar ke Langsa, Terakhir Terlihat di Bireuen

Daerah

JKA Terancam Dikurangi, Mantan DPR Aceh Teuku Husen Banta Angkat Suara

Daerah

Pemerintah Siapkan Rp200 Triliun untuk Pemulihan Bencana Hidrometeorologi di Sumatra

Daerah

Tersangka Baru Kasus Korupsi Beasiswa BPSDM 2021–2024 Berinisial ET

Daerah

Jaksa Dan Penyidik Menggeledah Kantor PT Perikanan Indonesia Unit Simeulue, Dua Box Dokumen Disita

Daerah

Kapolda Aceh Tinjau Langsung Pemeriksaan Kesehatan Tahap I Calon Taruna/i Akpol 2026

Daerah

Kerajinan Kasab Aceh Barat, Warisan Budaya Bernilai Ekonomi Yang Terus Dilestarikan

Daerah

Kapolda Aceh Hadiri Pembukaan Mubes Majelis Adat Aceh 2026