nusaone.id – Aceh Tamiang – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (7/3/2026).
Kunjungan tersebut mencakup sejumlah agenda yang menyentuh sektor kebudayaan, sosial, serta pemberian bantuan kepada masyarakat, termasuk seniman, anak yatim, hingga warga yang tinggal di hunian sementara (huntara).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Zuhur bersama sebelum rombongan melanjutkan agenda ke Istana Benuaraja, salah satu situs bersejarah yang menjadi bagian penting dari warisan budaya di Aceh Tamiang.
Di lokasi tersebut, Menteri Kebudayaan bersama Wakil Gubernur Aceh berdialog dengan Bupati Aceh Tamiang serta para seniman setempat mengenai upaya pelestarian budaya daerah dan penguatan ekosistem seni lokal.
Dalam kesempatan itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 15 penerima yang terdiri dari para seniman serta warga keluarga besar Istana Benuaraja.
Kegiatan di Istana Benuaraja tersebut dihadiri sekitar 100 orang dan ditutup dengan sesi foto bersama antara rombongan pemerintah daerah, seniman, serta masyarakat yang hadir.
Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke kawasan Kota Tua Kualasimpang serta melakukan ziarah ke makam Raja Tamiang sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan tokoh-tokoh penting daerah.
Agenda berikutnya berlangsung di Sekolah Inspirasi Bangsa dalam kegiatan bertajuk Sahabat Yatim yang diikuti ratusan anak-anak yatim dari berbagai wilayah di Aceh Tamiang.
Dalam suasana penuh kehangatan, Menteri Kebudayaan dan Wakil Gubernur Aceh berdialog langsung dengan anak-anak yatim yang hadir. Salah satu momen yang mengharukan adalah pembacaan surat cinta dari seorang anak yatim kepada Menteri Kebudayaan.
Pada kesempatan yang sama, bantuan juga diserahkan secara simbolis kepada 10 anak yatim. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 130 anak yatim bersama 20 mentor pendamping dan diakhiri dengan sesi foto bersama.
Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan peninjauan hunian sementara (huntara) di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang, di mana Menteri Kebudayaan yang didampingi Wakil Gubernur Aceh menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 20 warga penghuni huntara serta berdialog langsung dengan masyarakat setempat.
(**)



















