Home / Daerah / Headline / News

Sabtu, 29 November 2025 - 22:52 WIB

Wagub Aceh Dampingi Menteri, Bantuan Udara Mulai Dikirim

Pidie Jaya — Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh mulai mengalirkan bantuan logistik melalui jalur udara menggunakan pesawat dan helikopter TNI untuk menjangkau wilayah terdampak banjir dan longsor yang hingga kini masih sulit diakses melalui jalur darat.

Keputusan tersebut diumumkan dalam kunjungan lapangan sejumlah pejabat tinggi negara di Gampong Blang Awee, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (29/11/2025).

Kunjungan itu dihadiri Menteri Pertahanan RI Sjafrie Samsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Agus, anggota DPR RI Titik Soeharto dan Didit Prabowo, serta jajaran Pemerintah Aceh termasuk Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Turut hadir Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Wakil Bupati Hasan Basri, serta Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Baca Juga |  Dinsos Aceh Tertibkan Aset, Siapkan Kantor Bersama Pilar Sosial untuk Perkuat Layanan Masyarakat

Di lokasi, rombongan bertemu para pengungsi, memantau kerusakan dan titik kritis, serta menyerahkan bantuan sandang, pangan, dan kebutuhan darurat.

Menteri Pertahanan Sjafrie menegaskan bahwa mekanisme distribusi bantuan tidak akan lagi menunggu proses administratif panjang. Bantuan akan dikirim secara bertahap dengan prioritas kebutuhan dasar.

“Mulai besok dan seterusnya, semua kebutuhan vital akan dikirim melalui jalur udara. Tidak perlu rapat lagi, langsung tindakan,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan yang dijatuhkan akan langsung diterima prajurit yang sudah disiagakan di wilayah terdampak, sebelum didistribusikan kepada warga.

Baca Juga |  KPT BNA Ambil Sumpah 20 Advokat minta Advokat Harus Progresif

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyebut langkah pemerintah pusat merupakan wujud nyata koordinasi dan respons cepat terhadap situasi di Aceh. Ia memastikan pemerintah daerah akan mengawal penuh penyaluran bantuan agar tepat sasaran.

“Kita pastikan semua bantuan yang turun dari pusat maupun daerah tersalurkan dengan cepat dan merata. Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka,” kata Fadhlullah.

Ia juga menegaskan bahwa posko terpadu telah diperkuat, terutama untuk mempercepat data, distribusi, dan akses bagi warga yang masih terisolasi.

Selain bantuan logistik, percepatan pemulihan infrastruktur menjadi prioritas lanjutan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan PLN telah mengirim 30 ton material tower listrik dari Jakarta ke Aceh. Mobilisasi dilakukan dengan helikopter berkapasitas enam ton per hari.

Baca Juga |  BNPB: 57 Korban Longsor Bandung Barat Teridentifikasi, Pencarian Terus Berlanjut

Dengan pola tersebut, proses pengiriman material diperkirakan memakan waktu lima hari, dan dua hari tambahan untuk pemasangan konstruksi.

“InsyaAllah hari Sabtu listrik akan kembali menyala sehingga jaringan komunikasi dan layanan publik dapat pulih,” ujar Tito.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa penanganan banjir di Aceh kini menjadi operasi penanggulangan terintegrasi yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, lembaga teknis, dan relawan. Pemerintah memastikan bantuan darurat, pemulihan akses, dan rehabilitasi wilayah terdampak akan terus dikebut dalam waktu dekat.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Aceh Besar Bersama Polda Aceh dan TNI Tertibkan Tambang Emas Ilegal Di Aliran Sungai Siron

Daerah

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Saweu Sikula dan Trauma Healing di Sigli

Daerah

Dukung Masa Transisi Bencana, Polres Pidie Jaya Perkenalkan E-Learning Polri Mengajar

Daerah

Wagub Aceh Apresiasi Bantuan Presiden Prabowo untuk Sapi Meugang Korban Bencana

Daerah

Tanggap Darurat Bencana Tahap Tiga Berakhir, Pidie Jaya Masuki Masa Transisi 90 Hari

Daerah

Bupati Sibral Tetapkan Masa Transisi, Targetkan Rehabilitasi Terarah

Daerah

Solidaritas Antar Daerah: Lombok Barat Bantu Korban Banjir Aceh

Daerah

Wagub Aceh Minta Bantuan Sapi Meugang dan Dana Pemulihan Segera Direalisasikan