nusaone.id – Pidie Jaya – Sibral Malasyi menegaskan pentingnya disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) serta percepatan penanganan data pascabencana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Penegasan itu disampaikan saat apel bersama di halaman Kantor Bupati Pidie Jaya, Senin (11/5/2026).
Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh kepala SKPK, baik definitif maupun pelaksana tugas (Plt), segera menindaklanjuti seluruh dokumen rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana agar tidak ada data daerah yang tertinggal di pemerintah pusat.
Ia menekankan seluruh surat dan dokumen penting harus diselesaikan maksimal dalam waktu dua hari kerja. Menurutnya, percepatan administrasi diperlukan agar kebutuhan masyarakat terdampak bencana dapat segera ditindaklanjuti pemerintah pusat.
“Jangan sampai Kabupaten Pidie Jaya tertinggal hanya karena lambat bekerja. Semua data harus terupdate di pemerintah pusat agar kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti,” tegas Sibral Malasyi.
Selain percepatan administrasi, Bupati juga menyoroti kedisiplinan ASN selama jam kerja. Ia meminta BKPSDM menindak tegas pegawai yang hanya hadir untuk absensi tanpa bekerja maksimal, termasuk ASN yang berada di warung kopi saat jam dinas berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga akan melaksanakan gotong royong rutin setiap Jumat di seluruh OPD sebagai bagian dari pembenahan lingkungan kerja dan peningkatan disiplin aparatur. Humas juga diminta membuat grup pelaporan khusus untuk memantau kehadiran ASN pada setiap apel pagi.
Di akhir arahannya, Sibral Malasyi mengajak seluruh ASN untuk bersatu dan bekerja bersama membangun Kabupaten Pidie Jaya menjadi daerah yang lebih maju dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Mari kita berpacu bersama, bergandeng tangan memajukan daerah yang kita cintai ini demi generasi dan masyarakat Kabupaten Pidie Jaya ke depan,” tutupnya.
(Forkopimda)


















