nusaone.id Pidie Jaya – Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME menegaskan bahwa pemerintah daerah bertekad menghadirkan layanan PAUD yang inklusif, merata, dan berkualitas. Dukungan penuh juga diberikan kepada peran aktif Bunda PAUD Pidie Jaya dalam menggerakkan masyarakat, kader, dan tenaga pendidik agar bersama-sama membangun kesadaran pentingnya pendidikan sejak usia dini.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya bersama Bunda PAUD Pidie Jaya meneguhkan komitmen dalam mendukung implementasi program Wajib Belajar 13 Tahun, yang dimulai dari pendidikan pra-sekolah (PAUD) hingga jenjang SMA. Peneguhan komitmen ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati Pidie Jaya, Jumat (26/9/2025).
Turut hadir Wakil Bupati Hasan Basri, ST, MM, Sekda Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp, MPH, Asisten I Said Abdullah, SH, MKM, Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Muslim, M.Pd, Plt. Kadis Sosial Agusmaini, S.IP, MM, Kadinkes Eddy Azwar, S.Km, M.Kes, serta Bunda PAUD Pidie Jaya Ny. Hj. Asmawati Sibral.
Komitmen ini lahir dari kesadaran bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang generasi emas Pidie Jaya. Melalui program wajib belajar 13 tahun dengan tahapan 1 tahun pra-sekolah, 6 tahun sekolah dasar, 3 tahun sekolah menengah pertama, hingga 3 tahun sekolah menengah atas, diharapkan seluruh anak di Pidie Jaya dapat memperoleh hak pendidikan yang bermutu tanpa terkecuali.
Bunda PAUD Pidie Jaya dalam kesempatan tersebut juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan PAUD sebagai gerakan bersama. Menurutnya, keberhasilan program wajib belajar 13 tahun tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif orang tua dan lingkungan sekitar.
Dengan adanya komitmen bersama ini, diharapkan Pidie Jaya mampu mewujudkan visi “PAUD Bermutu untuk Semua” serta menyiapkan generasi penerus daerah yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.



















