PIDIE JAYA – nusaone.id 27 Oktober 2025
Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXVII tingkat Provinsi Aceh, suasana Kabupaten Pidie Jaya mulai tampak semarak. Lampu-lampu hias berwarna-warni kini memperindah area perkantoran, jalan utama, dan pusat Kota Meureudu.

Pemandangan malam yang gemerlap menjadi pertanda kesiapan Pidie Jaya sebagai tuan rumah perhelatan keagamaan terbesar di Aceh yang akan digelar pada 1 November 2025 mendatang. Antusiasme panitia dan masyarakat terlihat tinggi dalam menyambut kedatangan para kafilah dari 23 kabupaten/kota se-Aceh yang akan berkompetisi di ajang dua tahunan tersebut.
Sejumlah titik strategis, seperti Lapangan Kota Meureudu yang menjadi lokasi utama kegiatan, telah dipercantik dengan berbagai ornamen dan tata cahaya. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama panitia pelaksana juga terus mematangkan persiapan, mulai dari penataan lokasi, pemasangan dekorasi, hingga penyediaan fasilitas pendukung bagi peserta, tamu undangan, dan masyarakat.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., ME, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam penyelenggaraan MTQ tahun ini.
Kami ingin para tamu dan peserta merasa nyaman selama berada di Pidie Jaya. Segala persiapan terus dimatangkan, baik dari segi infrastruktur, akomodasi, maupun keindahan kota. Kami ingin MTQ ke-37 ini menjadi kenangan indah bagi seluruh masyarakat Aceh,” ujar Sibral.
Selain memperindah kota, kegiatan ini juga menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Warga bahu-membahu menghias lingkungan sekitar sebagai bentuk dukungan dan rasa bangga atas dipercayakannya Pidie Jaya sebagai tuan rumah MTQ Aceh ke-37.
Bupati Sibral juga berharap MTQ ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan seni baca Al-Qur’an, tetapi juga mempererat ukhuwah islamiyah dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
MTQ bukan sekadar lomba, tetapi juga sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.



















