Home / Nasional / Opini / Peristiwa

Jumat, 24 April 2026 - 13:53 WIB

Tradisi Meuseuraya Toet Lemang Semarakkan HUT ke-24 Abdya

nusaone.id – Blang Pidie— Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar tradisi Meuseuraya Toet Lemang dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 daerah tersebut, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan dipusatkan di bantaran Sungai Krueng Beukah, Gampong Lhung Asan dan Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie.

Ketua Panitia HUT ke-24 Abdya, Jufri Yusuf, mengatakan sebanyak 17 ribu batang lemang disiapkan untuk dibakar secara massal. Jumlah tersebut ditargetkan dapat memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Baca Juga |  Dari Huntara ke Masjid, Kebersamaan Mendagri dan Wagub Bersama Warga Aceh Tamiang

“Lemang yang akan dibakar mencapai 17 ribu batang sebagai bagian dari upaya kita mencetak rekor MURI,” ujar Jufri, Jumat (24/4/2026).

Selain itu, panitia juga menyiapkan 34 ribu bungkus tape beras sebagai pelengkap. Menurut Jufri, lemang dan tape merupakan sajian khas yang tidak terpisahkan dalam tradisi masyarakat Aceh.

Baca Juga |  Kapolres Pidie Jaya Laksanakan Pengecekan Stok BBM di Dua SPBU Wilayah Bandar Dua dan Meurah Dua

“Makan lemang tanpa tape terasa kurang lengkap. Ini sudah menjadi tradisi turun-temurun di tengah masyarakat,” katanya.

Pemerintah Abdya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut. Selain menikmati kuliner khas secara gratis, masyarakat juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan melalui tradisi meuseuraya.

Lebih lanjut, Jufri menyebutkan bahwa Meuseuraya Toet Lemang tidak hanya menghadirkan cita rasa kuliner, tetapi juga menjadi simbol identitas dan kekuatan sosial masyarakat Abdya. Tradisi ini dinilai mampu menjaga nilai-nilai budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.

Baca Juga |  Open Turnamen Road Race 2025, Wagub Fadhlullah Dorong Atlet Muda dan UMKM Aceh Tumbuh Bersama

“Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi generasi muda untuk mengenal kembali akar budaya mereka, sehingga tradisi leumang tetap hidup sebagai identitas masyarakat Abdya,” pungkasnya.

 

(**)

 

 

 

Share :

Baca Juga

Headline

PT Nindya Karya Optimalisasi Fasilitas Huntara Tamiang untuk Kenyamanan Aktivitas Penghuni

Opini

Polda Aceh Tekankan Standar Baru Penyidikan di Polres Pidie Jaya

Peristiwa

Kasus Ujaran Kebencian, Polda Aceh Limpahkan Tersangka DS ke Jaksa

Opini

Pro-Kontra Pergub JKA, Pengamat Tegaskan Tidak Hapus Jaminan Masyarakat Miskin

Nasional

Sinergi Pusat dan Daerah, Aksi Praja IPDN di Aceh Tamiang Dapat Pujian

Opini

Disertasi Alumni Dayah Ungkap Konsep Hibrid, Sidang Berlangsung Dinamis

Opini

Fadlullah Pastikan Bantuan Rumah Korban Bencana Tersalurkan Tepat Sasaran

Nasional

IWO Aceh Gaungkan Semangat Raden Ajeng Kartini dalam Jurnalisme Berkualitas