Home / Daerah / Headline / News

Jumat, 24 April 2026 - 21:55 WIB

Ngaku KDRT Saat Telepon Polisi, Ternyata Ibu di Banda Aceh Ini Hanya Lapar: Respon Polisi Bikin Haru!

Nusaone / Banda Aceh –  Sebuah kejadian unik sekaligus menyentuh hati terjadi di wilayah hukum Polresta Banda Aceh, tepatnya di kawasan Lamtemen Barat, Kecamatan Jaya Baru. Seorang wanita bernama Wardiah mendadak menjadi sorotan setelah melakukan panggilan darurat ke layanan Call Centre 110 Polresta Banda Aceh.

​Laporan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang mengejutkan tersebut diterima petugas Call Centre 110 sekitar jam 15.15 WIB, petugas berbaju preman pun dengan segera menindaklanjutinya.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Jaya Baru Iptu Tea Gustianingsih menjelaskan, merespons laporan serius tersebut, personel kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna memberikan pertolongan.

Baca Juga |  Interpolkam Amankan Kunjungan Mendagri di Meureudu, Sinergi Pemulihan Pascabanjir Diperkuat

” ​Namun, setibanya di lokasi, petugas menemukan fakta yang di luar dugaan. Bukan sedang dalam ancaman kekerasan, Wardiah ternyata sedang dalam kondisi sangat lapar,” ujar Kapolsek.

​Saat dikonfirmasi oleh personel, beliau mengaku bahwa kejadian KDRT yang dimaksud sebenarnya sudah terjadi satu tahun yang lalu.

Iptu Tea mengatakan, alasan beliau menelepon polisi hari ini adalah karena ia merasa sangat membutuhkan bantuan makanan namun tidak tahu harus mengadu ke mana.

Baca Juga |  Kolaborasi PLN dan Pemerintah Daerah, Keandalan Listrik Pidie-Pidie Jaya Terus Ditingkatkan

#​Aksi Humanis: Polisi Langsung Belikan Nasi

​Bukannya marah karena laporan yang tidak sesuai waktu kejadian, personel Polresta Banda Aceh justru menunjukkan sisi humanisnya.

Melihat kondisi Wardiah yang memprihatinkan di rumah kayunya, petugas langsung bergegas membelikan ​Nasi Bungkus (makanan siap saji), ​Air Mineral untuk kebutuhan mendesak sang ibu, sebut Iptu Tea.

​Petugas dengan sabar mendengarkan keluh kesah sang ibu sambil menyerahkan bantuan makanan tersebut secara langsung.

Baca Juga |  Jaga Stabilitas Keamanan, Polres Pidie Jaya Gelar Patroli di Wilayah Hukum

​Selain memberikan bantuan pribadi secara instan, petugas juga memberikan edukasi dan menyarankan agar sang Ibu menghubungi Keuchik (Kepala Desa) setempat agar mendapatkan pendampingan lebih lanjut terkait bantuan sosial atau pangan secara rutin, tutur Kapolsek Jaya Baru.

“Tugas polisi bukan hanya menegakkan hukum, tapi juga mengayomi dan hadir di saat masyarakat merasa kesulitan. Semoga bantuan kecil ini menjadi amal ibadah dan meringankan beban Ibu Wardiah,” pungkas Iptu Tea.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Polresta Banda Aceh Sita 70 Ribu Batang Rokok Ilegal Dari Mahasiswa Asal Bireuen

Daerah

Pangdam IM Pimpin Penutupan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026

News

Bawa Aspirasi Warga ke Pusat, Mustafa Abubakar Pantau Kondisi SD IT di Meunasah Lhok

News

Prof. Dr. Mustafa Abubakar, M.Si Desak Percepatan Penanganan Sungai Meureudu

News

Ngopi Santai di Kafe Tuwaga, Dedi Putra Bagikan Kisah Perjalanan Hidup yang Penuh Inspirasi

Headline

PT Nindya Karya Optimalisasi Fasilitas Huntara Tamiang untuk Kenyamanan Aktivitas Penghuni

Daerah

RSUD Aceh Besar Tegaskan Layanan Kesehatan Tetap Stabil, Isu Kekosongan Obat Hingga 5 Bulan Tidak Benar

Daerah

‎Dirreskrimum Polda Aceh Laksanakan Asistensi dan Supervisi KUHP–KUHAP Terbaru di Polres Pidie