Home / Daerah / Ekonomi Bisnis / Lingkungan / Nasional / News / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Rabu, 5 November 2025 - 23:48 WIB

WIN UNGEL Dapur Bhoi” Warnai MTQ ke-XXXVII Aceh dengan Cita Rasa Tradisional Pidie Jaya

PIDIE JAYA – nusaone.id.

Ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVII tingkat Provinsi Aceh di Kabupaten Pidie Jaya tak hanya menjadi momentum syiar Islam, tetapi juga wadah promosi budaya dan kuliner lokal. Salah satu yang mencuri perhatian pengunjung adalah kehadiran “WIN UNGEL Dapur Bhoi”, yang menyajikan beragam kuliner tradisional khas Pidie Jaya.

Exif_JPEG_420

Beragam hidangan khas seperti karah semut, bulukat teutet, kue tuk pengaten, hingga kue bhoi disuguhkan dengan cita rasa autentik khas dapur Aceh. Para pengunjung terlihat antusias mencicipi aneka makanan tradisional yang kini mulai jarang ditemui di luar acara adat atau hajatan besar.

Baca Juga |  Pesijuek dan Santunan Anak Yatim Warnai Kesiapan MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya

 

Pemilik “WIN UNGEL Dapur Bhoi”, Nora, mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam ajang MTQ ini bukan semata untuk berdagang, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian dan promosi warisan kuliner lokal Pidie Jaya.

Baca Juga |  Muslim Ayub Pernah Ingatkan Soal Dampak Pembalakan Liar di Aceh Tamiang dan Sumut, Kini Terbukti?

 

“Kami ingin para pengunjung tahu bahwa Pidie Jaya punya kuliner khas yang unik, kaya rempah, dan penuh nilai tradisi,” ujar Nora.

 

 

 

Menurutnya, selama pelaksanaan MTQ, penjualan produk mereka cukup ramai. “Biasanya di hari-hari MTQ seperti ini, kami bisa laris karena banyak pengunjung dari berbagai daerah,” tambahnya.

 

Selain memperkaya suasana syiar MTQ, keberadaan stan kuliner seperti “WIN UNGEL Dapur Bhoi” juga turut menggerakkan sektor UMKM lokal, sejalan dengan program pemerintah daerah yang mendorong ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga |  BSI Resmi Naik Kelas Sebagai Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel

 

Suasana di sekitar arena MTQ pun semakin semarak dengan aroma masakan tradisional yang menggoda, menjadikan kegiatan keagamaan ini bukan hanya bermakna spiritual, tetapi juga menjadi ajang memperkuat identitas budaya Aceh, khususnya Pidie Jaya, di mata para pengunjung.

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua MPU Aceh Sebut Kapolda Aceh Pekerja Keras yang Turun Tangan Saat Bencana

Daerah

Didukung Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pidie Jaya Percepat Perbaikan 296 Rumah Rusak

Daerah

Kapolres Pidie Jaya Ikuti Penyerahan Bantuan Rumah Tahap II, Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

Daerah

Pemulihan Pascabanjir Dipercepat, Wagub Aceh Kawal Ketat Penyaluran Bantuan

Daerah

Tukar Mobil Dengan Sabu, IRT Asal Aceh Besar Ditangkap Polisi

Daerah

Sat Reskrim Polres Pidie Bagikan Takjil Door to Door kepada Warga

Daerah

Guncangan Kuat 10 Detik, Warga Simeulue dan Nias Utara Berhamburan Keluar Rumah

Daerah

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Simeulue, Warga Panik Keluar Rumah