Home / Daerah / Headline / News

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:50 WIB

Kapolda Aceh Patroli Udara untuk Pastikan Jalur Darat Perbatasan Sumut–Aceh Aman untuk Distribusi Bantuan

Kualasimpang — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah melakukan patroli udara menggunakan helikopter untuk memastikan kondisi jalur darat di perbatasan Aceh Tamiang—Langkat aman dan dapat dilalui untuk pendistribusian bantuan bagi korban bencana, Selasa, 2 Desember 2025.

Patroli ini dilakukan sebagai langkah cepat mengatasi kendala akses yang masih belum dapat dilalui di sejumlah titik akibat banjir dan tanah longsor.

Selain itu, ia juga memantau langsung kondisi wilayah di Aceh Tamiang yang hingga hari ini masih sulit dijangkau melalui jalur darat. Kapolda menegaskan bahwa pemantauan udara sangat penting untuk memastikan penyaluran bantuan dapat dipercepat, terutama bagi wilayah yang dampaknya sangat parah.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Sapa dan Hibur Anak-Anak di Posko Pengungsian Pasca Kepanikan Gunung Burni Telong

“Saya ingin melihat secara menyeluruh kondisi jalur dan titik-titik yang belum bisa diakses darat. Ini penting agar dropping bantuan dapat dilakukan sesegera mungkin, baik melalui jalur udara maupun pola distribusi khusus yang kita siapkan,” ujar Kapolda Aceh, usai patroli udara.

Sementara itu, kata Kapolda Aceh, pihaknya telah mengerahkan personel ke Aceh Tamiang dan wilayah lain yang terdampak untuk membantu masyarakat korban bencana dan pendistribusian bantuan. Sementara ini, Aceh Tengah dan Bener Meriah masih belum bisa diakses via darat, sehingga drop bantuan hanya bisa dilakukan via udara.

Baca Juga |  Kawal Proyek Strategis, Kakanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Progres Pembangunan Lapas Lhokseumawe.

“Kami sudah mengerahkan personel ke sejumlah wilayah terdampak banjir, dan personel Brimob untuk membantu penanggulangan bencana di Tamiang. Tugas kemanusiaan ini akan dilakukan secara intensif untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi serta situasi tetap aman dan terkendali,” ujarnya.

Baca Juga |  Guncangan Kuat 10 Detik, Warga Simeulue dan Nias Utara Berhamburan Keluar Rumah

Abituren Akabri 1991 itu menegaskan bahwa seluruh personel terus bekerja maksimal di lapangan. Kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan relawan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.

Kapolda Aceh juga menyampaikan komitmennya untuk terus memantau situasi baik melalui jalur udara maupun darat, serta memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak bencana dapat ditangani sesegera mungkin dengan cepat, tepat, dan terukur.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Pangdam IM Pimpin Penutupan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026

News

Bawa Aspirasi Warga ke Pusat, Mustafa Abubakar Pantau Kondisi SD IT di Meunasah Lhok

News

Prof. Dr. Mustafa Abubakar, M.Si Desak Percepatan Penanganan Sungai Meureudu

News

Ngopi Santai di Kafe Tuwaga, Dedi Putra Bagikan Kisah Perjalanan Hidup yang Penuh Inspirasi

Headline

PT Nindya Karya Optimalisasi Fasilitas Huntara Tamiang untuk Kenyamanan Aktivitas Penghuni

Daerah

RSUD Aceh Besar Tegaskan Layanan Kesehatan Tetap Stabil, Isu Kekosongan Obat Hingga 5 Bulan Tidak Benar

Daerah

‎Dirreskrimum Polda Aceh Laksanakan Asistensi dan Supervisi KUHP–KUHAP Terbaru di Polres Pidie

Daerah

Asisten III Sekda Aceh Besar Tinjau Langsung RSUD Dan Pastikan Pelayanan Kembali Normal