Home / Daerah / Headline / Lingkungan / Nasional / News / Peristiwa / Sosial

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:56 WIB

Dua Pekan Pascabanjir, Rumah Warga Blang Cut Masih Tertimbun

Pidie Jaya — nusaone.id

Dua pekan pascabanjir yang melanda Gampong Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, kondisi permukiman warga belum sepenuhnya pulih. Hingga Selasa (16/12/2025), sejumlah rumah dilaporkan masih tertimbun lumpur dan material sisa banjir.

Endapan lumpur yang tebal serta sisa kayu dan puing-puing bangunan masih terlihat di berbagai sudut gampong. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat belum kembali normal dan proses pembersihan berjalan lambat.

Baca Juga |  Pangdam IM Tegaskan Komitmen Sukseskan Pembangunan KDKMP di Seluruh Aceh

Keterbatasan alat berat menjadi salah satu kendala utama dalam percepatan pembersihan rumah warga. Sebagian besar warga masih mengandalkan peralatan seadanya untuk membersihkan lumpur yang menimbun rumah mereka.

Salah satu warga terdampak, Azree, memilih tetap bertahan di rumahnya meski sebagian besar harta benda rusak akibat banjir. Ia berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan agar rumahnya dapat kembali ditempati.

Dengan menggunakan sepeda motor, Azree terlihat mengangkut sisa perlengkapan rumah tangga seperti kasur dan peralatan dapur dari rumah yang masih dipenuhi lumpur dan material banjir.

Baca Juga |  Kunker di Polres Aceh Tengah, Kapolda Ajak Personel Jaga Soliditas dan Tingkatkan Profesionalisme

Banjir yang melanda Gampong Blang Cut terjadi akibat hujan deras berkepanjangan yang mengguyur wilayah Pidie Jaya beberapa waktu lalu. Luapan air sungai merendam puluhan rumah warga dan menyebabkan kerusakan pada bangunan serta perabotan rumah tangga.

Selain merusak rumah, banjir juga berdampak pada akses jalan desa. Beberapa titik jalan masih sulit dilalui karena tertutup lumpur dan material yang terbawa arus.

Baca Juga |  Jelang HUT Ke-80 TNI, Satgas Yonif 112/DJ Berbagi Kasih dengan Warga Puncak Jaya

Sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara warga lainnya memilih bertahan sambil membersihkan rumah masing-masing secara mandiri.

Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian serius, khususnya dalam percepatan pembersihan rumah yang masih tertimbun, penyaluran bantuan logistik, serta langkah mitigasi agar bencana banjir serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Share :

Baca Juga

Daerah

Dukung Masa Transisi Bencana, Polres Pidie Jaya Perkenalkan E-Learning Polri Mengajar

Daerah

Wagub Aceh Apresiasi Bantuan Presiden Prabowo untuk Sapi Meugang Korban Bencana

Daerah

Tanggap Darurat Bencana Tahap Tiga Berakhir, Pidie Jaya Masuki Masa Transisi 90 Hari

Daerah

Bupati Sibral Tetapkan Masa Transisi, Targetkan Rehabilitasi Terarah

Daerah

Solidaritas Antar Daerah: Lombok Barat Bantu Korban Banjir Aceh

Daerah

Wagub Aceh Minta Bantuan Sapi Meugang dan Dana Pemulihan Segera Direalisasikan

Daerah

Kapolda Aceh Hadiri Rapim TNI–Polri Tahun 2026 di Istana Merdeka

Daerah

Sat Reskrim Polres Aceh Besar Gelar Press Release Ungkap Kasus Curanmor