Home / Daerah / Lingkungan / Nasional / News / Opini / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:19 WIB

Korban Banjir dan Longsor Aceh Butuh Jadup, Wagub: Rp450 Ribu per Jiwa Mendesak BANDA ACEH –nusaone.id.

BANDA ACEH –nusaone.id. Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fad), mendesak pemerintah pusat agar segera menyalurkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor.

Desakan tersebut disampaikan langsung oleh Wagub Aceh saat mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Selasa (6/1/2026). Dalam rapat itu, Dek Fad menegaskan bahwa bantuan jaminan hidup sebesar Rp450 ribu per jiwa per bulan sangat dibutuhkan, mengingat masih banyak warga yang bertahan di tenda-tenda pengungsian.

Baca Juga |  Tingkatkan Perlindungan Nasabah, Bank Aceh Syariah Teken MoU dengan Kejati Aceh

“Yang paling mendesak saat ini adalah jaminan hidup bagi masyarakat. Banyak warga masih berada di pengungsian dan sangat bergantung pada bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Dek Fad.

Menurutnya, jaminan hidup sebesar Rp15 ribu per jiwa per hari atau setara Rp450 ribu per bulan perlu diberikan selama tiga bulan. Bantuan tersebut diusulkan disalurkan secara tunai kepada masing-masing kepala keluarga dengan penyesuaian jumlah anggota keluarga agar lebih tepat sasaran.

Selain jaminan hidup, Pemerintah Aceh juga mengusulkan bantuan pemulihan bagi kepala keluarga yang rumahnya rusak berat atau hilang akibat bencana. Bantuan tunai yang diajukan sebesar Rp8 juta per kepala keluarga, terdiri dari Rp3 juta untuk pengisian perabot rumah tangga dan Rp5 juta sebagai modal awal pemulihan ekonomi keluarga.

Baca Juga |  Kapolres Pidie Cek Kesiapan Personel Pos Pantau Padang Tiji dan Pengamanan Gerbang Tol dalam Operasi Lilin Seulawah 2025

Tak hanya itu, Wagub Aceh turut mengusulkan santunan duka sebesar Rp15 juta bagi keluarga korban meninggal dunia akibat bencana. Santunan tersebut diharapkan dapat diberikan secara tunai kepada ahli waris sebagai bentuk kepedulian negara terhadap masyarakat terdampak.

Baca Juga |  Truk Tangki LPG Masuk Sawah di Pidie Jaya, Polisi Pasang Garis Pengaman

“Ini bukan sekadar angka, tetapi soal memastikan masyarakat bisa bertahan hidup secara layak di masa pemulihan pascabencana,” tegasnya.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan kajian dengan menekankan ketepatan data penerima bantuan. Ia memastikan penyaluran bantuan akan dilakukan secara by name by address agar benar-benar tepat sasaran.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Mendagri Tito Karnavian dan turut dihadiri Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir serta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Share :

Baca Juga

Daerah

Ratusan Personel Polda Aceh Ikuti Donor Darah, Wujud Kepedulian Kemanusiaan

Opini

Fadhlullah Dampingi Tito di APEKSI 2026, Soroti Tata Kota dan Urbanisasi

Sosial

Polisi Saweu Sikula, Upaya Humanis Polres Pidie Jaya Bina Generasi Muda

Daerah

Kapok Sahli Pangdam IM Pimpin Upacara Bulanan di Blang Padang Banda Aceh

Daerah

Dalam Rangka HUT IKAHI ke-73, Para Pimpinan Pengadilan di Aceh Kunjungi Yayasan Penyantun, Pesantren, dan Rumah Sesepuh Hakim

News

PW IWO Aceh Apresiasi HUT ke-4 Barsela24news.com, Dorong Terus Berkembang

Nasional

Faisal Mhd SE Sambut Kedatangan Tgk Habibi Nawawi LC dengan Penuh Kekeluargaan

Peristiwa

Rumah Warga Terbakar, Polsek Jangka Buya Sigap Lakukan Penanganan