Home / Daerah / Kesehatan / Lingkungan / Nasional / News / Olahraga / Opini / Pendidikan / Peristiwa / Sosial

Minggu, 11 Januari 2026 - 01:58 WIB

Aceh Lon Sayang: Ribuan Penari Ratoh Jaroe Satukan Empati di Jakarta

JAKARTA — nusaone.id — Aksi kemanusiaan lintas budaya tersaji di Pelataran Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu (10/1). Sebanyak 1.520 penari Ratoh Jaroe dari berbagai latar belakang suku dan daerah tampil serempak dalam satu harmoni gerak untuk menggalang dana bagi korban banjir bandang di Aceh.

Kegiatan bertajuk “Aceh Lon Sayang” ini menjadi simbol kuat solidaritas nasional. Seni tradisional Aceh dihadirkan bukan hanya sebagai pertunjukan budaya, tetapi juga sebagai medium kepedulian dan empati terhadap sesama yang tengah dilanda musibah.

Baca Juga |  Pasutri di Banda Aceh Tampung Motor Hasil Curian, Polresta Amankan Pelaku dan 9 Barang Bukti

Kehadiran ribuan penari dari luar Aceh menunjukkan bahwa duka masyarakat Aceh kini telah menjadi duka bersama rakyat Indonesia. Antusiasme peserta dan pengunjung pun mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dalam membantu korban bencana.

Aksi kemanusiaan tersebut mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Aceh. Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, Said Marzuki, hadir mewakili Pemerintah Aceh dan menyampaikan apresiasi serta rasa haru atas kepedulian masyarakat luas.

Said menegaskan bahwa kegiatan penggalangan dana ini lahir dari inisiatif mandiri masyarakat. Menurutnya, seni mampu menjadi sarana efektif untuk menyatukan empati dan mendorong aksi nyata bagi kemanusiaan.

Baca Juga |  Makam Tgk. Abdullah Syafi’e Dipadati Warga pada Kenduri Tahunan

“Ini sungguh luar biasa. Mereka yang menari hari ini bukan hanya saudara-saudara kita dari Aceh, tetapi berasal dari berbagai latar belakang dan daerah. Ini adalah bukti bahwa persaudaraan kita tidak dibatasi oleh sekat geografis,” ujar Said Marzuki dalam sambutannya.

Ia menilai, seni tradisional Aceh melalui Ratoh Jaroe telah menjelma menjadi perekat persatuan dan simbol semangat kebangsaan yang kuat. Menurutnya, nilai-nilai budaya dapat menjadi kekuatan besar dalam merespons krisis kemanusiaan.

Baca Juga |  Tim Tabur Kejati Aceh Tangkap Buronan Kasus Pelecehan Seksual di Peunayong

Pemerintah Aceh berharap dana yang terkumpul dari kegiatan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah Aceh.

“Bagi kami, aksi ini sangat mulia. Meski kalian bukan putra-putri Aceh, kepedulian kalian sangat dirasakan oleh masyarakat kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan kalian,” tutup Said Marzuki dengan penuh haru.

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapok Sahli Pangdam IM Pimpin Upacara Bulanan di Blang Padang Banda Aceh

Daerah

Dalam Rangka HUT IKAHI ke-73, Para Pimpinan Pengadilan di Aceh Kunjungi Yayasan Penyantun, Pesantren, dan Rumah Sesepuh Hakim

News

PW IWO Aceh Apresiasi HUT ke-4 Barsela24news.com, Dorong Terus Berkembang

Nasional

Faisal Mhd SE Sambut Kedatangan Tgk Habibi Nawawi LC dengan Penuh Kekeluargaan

Peristiwa

Rumah Warga Terbakar, Polsek Jangka Buya Sigap Lakukan Penanganan

Nasional

Teladan Pengabdian: Semangat Zulfahmi Reza Jadi Inspirasi Seluruh Anggota RAPI Bireuen

Opini

Fadhlullah Akhiri Polemik APBK Aceh Singkil 2026 Lewat Mediasi

Daerah

‎Polres Pidie Sosialisasikan Larangan Karhutla Lewat Pemasangan Spanduk di Sejumlah Kecamatan