Home / Daerah / Nasional / News / Opini / Pendidikan / Peristiwa / Sosial

Senin, 12 Januari 2026 - 20:03 WIB

Komnas Perempuan Soroti Realitas KDRT Lewat Film Suamiku, Lukaku

Jakarta — Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menilai film Suamiku, Lukaku berhasil menggambarkan realitas kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang masih marak terjadi di Indonesia. Film tersebut dinilai mampu membuka ruang diskusi publik terkait kekerasan terhadap perempuan, termasuk kekerasan seksual dalam pernikahan yang selama ini kerap disangkal keberadaannya.

Ketua Komnas Perempuan, Dr. Maria Ulfah Anshor, M.Si., menyampaikan bahwa KDRT masih menjadi bentuk kekerasan terhadap perempuan yang paling banyak dilaporkan. Namun, banyak kasus tidak terungkap karena dianggap sebagai persoalan privat dan korban sering kali berada dalam posisi tidak berdaya untuk bersuara.

Baca Juga |  Antrean Panjang, Kapolresta Banda Aceh Cek Kendala di SPBU

Menurutnya, film Suamiku, Lukaku menghadirkan gambaran relasi kuasa yang timpang dalam rumah tangga serta dampak kekerasan yang dialami korban, baik secara fisik maupun psikologis. Narasi tersebut dinilai sejalan dengan temuan Komnas Perempuan dalam berbagai laporan tahunan tentang kekerasan berbasis gender.

Baca Juga |  Dari Dayah ke Dunia Jurnalistik: Kisah Chairan Manggeng

Film ini juga digunakan sebagai sarana edukasi melalui kegiatan diskusi dan pemutaran khusus di berbagai forum, termasuk di lingkungan kampus. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap isu KDRT dan pentingnya menghormati relasi yang setara dalam keluarga.

Komnas Perempuan menekankan bahwa keberanian untuk berbicara dan melapor merupakan langkah awal dalam memutus rantai kekerasan. Dukungan dari keluarga, lingkungan, serta negara dinilai sangat penting agar korban mendapatkan perlindungan dan pemulihan yang layak.

Baca Juga |  IWO Kecam Laporan Kadistrik Jita, Sebut Sengketa Pers Bukan Ranah UU ITE

Melalui film Suamiku, Lukaku, Komnas Perempuan berharap masyarakat semakin memahami bahwa KDRT bukanlah urusan pribadi semata, melainkan persoalan serius yang harus ditangani bersama demi mewujudkan kehidupan rumah tangga yang aman dan bermartabat.

Share :

Baca Juga

Daerah

Satgas PRRP Tinjau Huntara dan Infrastruktur, Kapolres Pidie Jaya Pastikan Pengamanan Proyek

Daerah

Menko Polkam Tinjau Progres Pembangunan IKN, Optimistis Siap Jadi Pusat Pemerintahan Modern

Daerah

Konflik Global Memanas, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi Lewat Kilang Balikpapan

Daerah

Polres Aceh Besar Gelar Simulasi Sispam Mako, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman

Daerah

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

Daerah

Ketua MPU Aceh Sebut Kapolda Aceh Pekerja Keras yang Turun Tangan Saat Bencana

Daerah

Didukung Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pidie Jaya Percepat Perbaikan 296 Rumah Rusak

Daerah

Kapolres Pidie Jaya Ikuti Penyerahan Bantuan Rumah Tahap II, Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana