Home / Daerah / Headline / Lingkungan / Nasional / News / Pendidikan / Peristiwa / Sosial

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:36 WIB

Meski Lumpur Masih Tersisa, Proses Belajar Mengajar di MIN 03 Iskandar Kuta Batee Tetap Berjalan

nusaone.id – Pidie Jaya – Meski sisa lumpur pascabanjir masih terlihat di lingkungan sekolah, proses belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 03 Iskandar Kuta Batee, Gampong Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, tetap berlangsung normal, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan pembelajaran tetap dilaksanakan meskipun kondisi sekolah belum sepenuhnya pulih akibat banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Para siswa tetap hadir dan mengikuti pelajaran dengan penuh semangat.

Semangat belajar siswa juga mendapat dukungan dari mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh yang turun langsung membantu proses pembelajaran di MIN 03 Iskandar Kuta Batee.

Baca Juga |  Permainan Sarung Berantai Meriahkan Family Day PW IWO Aceh 2026

Kehadiran mahasiswa tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa, terutama dalam memulihkan semangat belajar anak-anak pascabanjir yang sempat terganggu akibat kondisi lingkungan sekolah.

Mahasiswa UIN Ar-Raniry yang terlibat dalam kegiatan pendampingan belajar ini di antaranya Cut Devi Gustina, Hadisatul Mahya, Naja Harmuna, dan Riska Diana.

Para mahasiswa memberikan pendampingan belajar kepada siswa dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi pascabanjir, agar proses pembelajaran tetap berjalan efektif dan menyenangkan.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Tinjau Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026 di Lhoksukon, Tekankan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat

Metode mengajar pun disesuaikan dengan kondisi siswa, dengan menerapkan pendekatan belajar sambil bermain, diskusi interaktif, serta kegiatan kreatif agar anak-anak merasa nyaman dan tidak terbebani selama mengikuti pembelajaran.

Selain pembelajaran akademik, siswa juga diajak memanfaatkan bahan-bahan sederhana dari lingkungan sekitar, seperti daun dan bunga, untuk dirangkai menjadi karya seni edukatif.

Kegiatan tersebut bertujuan membantu pemulihan psikologis siswa sekaligus menjaga minat dan semangat belajar mereka di tengah keterbatasan sarana akibat dampak banjir.

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap kegiatan. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, serta menunjukkan hasil karya yang dibuat bersama para mahasiswa pendamping.

Baca Juga |  IWATAN Buka Puasa Bersama Dan Santuni Anak Yatim

Pihak sekolah MIN 03 Iskandar Kuta Batee menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa UIN Ar-Raniry dan berbagai pihak yang telah mendukung keberlangsungan pendidikan pascabanjir, sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan generasi muda di Kabupaten Pidie Jaya.

 

 

 

 

Penulis: Arju Na Fahlefi

Foto : tim KKN fakultas UIN

Ikut membatu guru mengajar dengan berbagai metode di Sekolah  MIN 03 Iskandar muda Kuta Batee Muda

Share :

Baca Juga

Daerah

Foreder Abdya Tegaskan Komitmen Pengawasan, Siap Dampingi Masyarakat Bangun Daerah

Headline

Rumah Staf Ahli Bupati Abdya dan Dua Rumah Lain di Banda Aceh Dibobol, Banyak Barang Berharga Dicuri  

Daerah

Prajurit TNI Gugur Dalam Misi Perdamaian PBB Di Lebanon, Satu Personel Kritis

Headline

DPW PKB Aceh Gelar Halal Bihalal Khusus Bersama Pers Aceh, Sebut Media Sebagai Mitra Strategis

Daerah

Diduga Picu Korban Jiwa, Aktivitas Biji Besi di Abdya Diminta Dihentikan

Daerah

Peusijuek Balee dan Halal Bi Halal ICMI Aceh 1447 H: Silaturrahim Adalah Fondasi Utama Dalam Membangun Organisasi

Daerah

Bangun Sinergi, RAPI Aceh Besar dan Pidie Jaya Diskusikan Langkah Strategis

Daerah

Sinergi Pusat dan Daerah, Fadhlullah Dampingi Fadli Zon Bantu Warga Huntara dan Anak Yatim