Home / Daerah / Headline / News

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40 WIB

Kapolda Aceh Kenalkan Inovasi Sawah Portabel Manfaatkan Lumpur Pascabanjir

Aceh Tamiang – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memperkenalkan inovasi pertanian sederhana berupa penyemaian bibit padi menggunakan ember atau konsep sawah portabel dengan memanfaatkan lumpur sisa banjir. Inovasi ini dihadirkan sebagai solusi bagi masyarakat terdampak bencana agar tetap produktif sekaligus mendukung pembersihan lingkungan pascabanjir.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (6/2/2026). Turut hadir dalam kegiatan itu Danpas Brimob Korbrimob Polri Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., Karo SDM Polda Aceh, Kabid Humas Polda Aceh, Kapolres Aceh Tamiang, serta personel Polres Aceh Tamiang.

Baca Juga |  Kemenhub Catat Penumpang Angkutan Umum Naik 12,48 Persen Selama Nataru 2025/2026

Kapolda Aceh menjelaskan, metode penanaman padi ini memanfaatkan lumpur sisa banjir yang dimasukkan ke dalam ember sebagai media tanam. Cara tersebut dinilai mudah diterapkan oleh masyarakat serta efektif menjaga produktivitas warga meskipun lahan persawahan belum dapat difungsikan secara optimal akibat bencana alam.

Baca Juga |  Polres Aceh Besar Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 Dengan Tema "Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan"

“Metode ini memanfaatkan lumpur sisa banjir sebagai media tanam. Selain sederhana dan mudah diterapkan, cara ini menjadi solusi agar masyarakat tetap produktif meski lahan sawah terdampak bencana,” ujar Kapolda Aceh.

Ia menambahkan, bibit padi yang digunakan merupakan jenis Inbrida, yaitu galur murni yang mampu melakukan penyerbukan sendiri, mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, serta relatif tahan terhadap perubahan iklim ekstrem.

Baca Juga |  Pemulihan Pascabencana Sumatera Dibahas di Rakor Nasional, Wagub Aceh Hadir

“Bibit Inbrida dapat ditanam di lahan kering maupun basah. Masa panennya berkisar antara 87 hingga 125 hari, dan pascapanen bibitnya masih dapat dimanfaatkan kembali,” jelasnya.

Melalui inovasi sawah portabel tersebut, Kapolda Aceh berharap masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya pascabencana secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah rawan banjir.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Bahas Inflasi, Penanganan Bencana dan Persiapan Nuzulul Qur’an, Kapolda Aceh Hadiri Rapat Bersama Forkopimda Aceh

Daerah

H. Sibral Malasyi dan Hasan Basri Tinjau Langsung Huntara dan Infrastruktur Rusak di Pidie Jaya

Daerah

Normalisasi Sungai dan Perbaikan Jembatan Jadi Prioritas Pemulihan di Pidie Jaya

Daerah

Muallem–DekFadh Prioritaskan Daerah Terdampak, Langsa Terima Rp250 Juta

Daerah

Chairan Manggeng Tegaskan Komitmen PW IWO Aceh Bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Aceh

Daerah

IWO Aceh Dampingi Safari Ramadhan Pemprov 2026

Daerah

Inflasi Aceh Naik, Wagub Fadhlullah Minta Operasi Pasar Diperkuat

Daerah

Satgas PRRP Tinjau Huntara dan Infrastruktur, Kapolres Pidie Jaya Pastikan Pengamanan Proyek