Home / Daerah / Headline / Kesehatan / Lingkungan / Nasional / News / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:06 WIB

Launching Penyaluran BSSE dan Bantuan Isian Hunian di Pidie Jaya, Pemerintah Kucurkan Rp116 Miliar

nusaone.id – Pidie Jaya – Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) dan Bantuan Stimulan Isian Hunian kepada ribuan warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp116.872.000.000 untuk 14.609 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat.

Program tersebut diluncurkan sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui mekanisme transfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) diberikan sebesar Rp5.000.000 per KK. Dana ini diperuntukkan membantu pemulihan usaha kecil, tambahan modal kerja, serta mendukung kebutuhan dasar keluarga yang terdampak.

Baca Juga |  IWO Aceh Gerakkan Solidaritas, Dukung Instruksi Donasi dari PP IWO

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Stimulan Isian Hunian sebesar Rp3.000.000 per KK. Bantuan ini digunakan untuk mengganti perlengkapan rumah tangga yang rusak atau hilang akibat bencana.

Sebanyak 14.609 KK yang menerima bantuan telah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh tim gabungan bersama pemerintah daerah. Data tersebut ditetapkan berdasarkan tingkat kerusakan rumah dan dampak ekonomi yang dialami warga.

Baca Juga |  Polres Pidie Laksanakan Pembersihan Mushala Terdampak Banjir di Mutiara Barat

Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi sebelumnya menyebabkan ribuan rumah terendam, fasilitas umum rusak, serta aktivitas perekonomian masyarakat lumpuh. Kondisi tersebut membuat banyak warga kehilangan sumber penghasilan dan membutuhkan dukungan segera.

Pemerintah berharap bantuan stimulan ini mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan di tingkat gampong. Dukungan tersebut diharapkan menjadi modal awal bagi warga untuk kembali bangkit.

Dalam proses penyaluran, pengawasan dilakukan oleh dinas sosial serta aparat terkait guna memastikan bantuan tepat sasaran dan transparan. Pemerintah juga membuka ruang evaluasi untuk mengakomodasi warga lain yang belum terdata pada tahap awal.

Baca Juga |  Kapolda Aceh: Waktunya Membangun, Disharmoni No

Dengan dikucurkannya anggaran lebih dari Rp116 miliar ini, diharapkan roda perekonomian masyarakat Pidie Jaya dapat kembali bergerak. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap upaya pemulihan pascabencana di daerah terdampak.

 

Penulis: Arju Na Fahlefi

Foto : kutipan forkopimda

pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui mekanisme transfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Sinergi Polri dan Forkopimda, Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Dianugerahi Piagam Penghargaan di Pidie Jaya

Daerah

Pemerintah Aceh Lepas Tim Safari Ramadhan, Fokus Pemulihan Psikososial di Wilayah Terdampak Bencana

Daerah

Warga Ucapkan Terima Kasih, Yon Zipur 16/DA Salurkan Air Bersih di Bundaran Kantor Bupati Pidie Jaya

Daerah

Saluran Irigasi ke Perkampungan Kering, Petani Meureudu dan Meurah Dua Terancam Gagal Tanam

Daerah

Mewakili Kapolda Aceh, Ditlantas dan Polresta Banda Aceh Laksanakan Survei Teknis Traffic Light Guna Optimalisasi Manajemen Lalu Lintas Perkotaan

Daerah

Di Bulan Ramadan 1447 H, Polda Aceh Bagikan 2,7 Ton Kurma Tahap I ke 53 Lokasi di Banda Aceh dan Aceh Besar

Daerah

WTP dan Torehan Berbagi Pernghargaan Nasional Modal Utama Bank Aceh Raih Kepercayaan Nasabah

Daerah

Ratusan Siswa di Simpang Mamplam Dirujuk dari Puskesmas ke RSUD dr. Fauziah Bireuen