nusaone.id – PIDIE JAYA – Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Satgas PRRP) meninjau langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) dan sejumlah infrastruktur pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (4/3/2026).
Peninjauan tersebut turut didampingi Kapolres Polres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu bersama unsur Forkopimda. Kegiatan diawali di Gedung Media Center atau Posko Penanggulangan Bencana Banjir dan Longsor di Gampong Mayang Cut, Kecamatan Meureudu, dilanjutkan dengan paparan indikator pemulihan oleh tim supervisi Satgas PRRP.
Dalam kunjungan lapangan, tim meninjau pembangunan 50 unit Rumah Hunian Sementara (Huntara) di Gampong Blang Awe. Huntara tersebut disiapkan sebagai tempat tinggal sementara bagi warga terdampak banjir dan longsor yang masih dalam proses rehabilitasi rumah permanen.
Selain itu, rombongan juga mengecek normalisasi Sungai Krueng Meureudu guna mengurangi risiko banjir susulan, serta meninjau Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Gampong Blang Awe dengan Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua.
Tim turut memantau rencana relokasi instalasi pengolahan air PDAM di Gampong Beurawang, normalisasi aliran sungai di sekitar SD IT Gampong Meunasah Lhok, serta progres normalisasi persawahan masyarakat di Gampong Beuringen yang sempat terdampak sedimentasi.
Tak hanya itu, pembangunan sekolah sementara di SMAN 2 Meureudu juga menjadi perhatian, guna memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan normal meski fasilitas utama terdampak bencana.
Kapolres AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal seluruh tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi agar berjalan aman dan sesuai ketentuan.
“Polri siap mendukung dan memastikan setiap proyek pemulihan berjalan tertib, transparan, serta tepat sasaran demi kepentingan masyarakat terdampak,” ujarnya.
Satgas PRRP sendiri merupakan tim bentukan pemerintah pusat di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yang bertugas mempercepat pemulihan infrastruktur dan hunian warga pascabencana.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan Satgas PRRP, diharapkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya dapat berjalan optimal dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.



















