nusaone.id – Pidie Jaya –Bupati H. Sibral Malasyi menegaskan bahwa kecepatan pelaporan bencana membuat Kabupaten Pidie Jaya menerima bantuan stimulan dari pemerintah pusat lebih cepat dibanding daerah lain.
Bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu sempat merusak sejumlah rumah dan fasilitas publik di beberapa kecamatan. Namun, laporan cepat yang disampaikan oleh pemerintah daerah mempermudah koordinasi dengan pusat.
Menurut Bupati Sibral, pihaknya langsung melakukan pendataan dan pemetaan wilayah terdampak segera setelah bencana terjadi. Pendataan ini melibatkan tim BPBD, aparat kecamatan, dan masyarakat setempat.
“Laporan cepat bukan hanya soal prosedur, tapi menyelamatkan waktu dan meringankan beban masyarakat,” ujarnya saat ditemui di Meureudu, Jumat (6/3/2026).
Kecepatan laporan ini membuat Pemerintah Pidie Jaya menjadi salah satu daerah yang mendapat bantuan stimulan lebih awal. Biasanya, bantuan baru diterima setelah proses verifikasi panjang.
Bantuan yang diterima berupa renovasi rumah rusak, sembako, serta kebutuhan pokok lainnya. Penyaluran dilakukan melalui Kementerian Sosial bekerja sama dengan Pemerintah Aceh.
Fokus bantuan ditujukan pada wilayah yang paling parah terdampak, termasuk Meureudu dan beberapa gampong di sekitarnya. Penyaluran dilakukan dengan pengawasan ketat agar tepat sasaran.
Bupati Sibral menyebutkan, masyarakat juga dilibatkan dalam pendataan agar informasi kerusakan lebih akurat. Hal ini membuat pemerintah pusat dapat merencanakan bantuan sesuai kebutuhan.
Selain itu, koordinasi yang baik dengan aparat desa dan kecamatan mempermudah distribusi logistik. Setiap paket bantuan dicatat dan dipantau untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan.
Bupati berharap metode pelaporan cepat ini bisa menjadi contoh bagi kabupaten lain dalam menangani bencana. Kecepatan pelaporan, kata dia, menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat.
Dengan bantuan yang segera diterima, diharapkan warga terdampak bisa lebih cepat pulih dan aktivitas ekonomi serta sosial di Pidie Jaya kembali normal.
(Prokopim)



















